Usung Semangat Pembaharuan, Yufen Moyau Bidik Kursi Kepala Desa Tilope

Sebarkan:
Toko Pemuda Desa Tilope Yufen Secara Resmi Mendaftarkan Diri Sebagai Calon Kepala Desa.
WEDA – Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tilope, Kecamatan Weda Selatan, mulai memanas. Salah satu figur muda, Yufen Moyau, S.IP, resmi mendaftarkan diri sebagai calon Kepala Desa Tilope untuk periode 2026–2033.

Langkah Yufen ini dipandang sebagai upaya mendobrak status quo kepemimpinan tradisional di desa tersebut.

Yufen, yang selama ini dikenal sebagai aktivis kepemudaan, membawa misi besar: modernisasi desa melalui digitalisasi. Menurutnya, desa tidak boleh lagi dikelola dengan cara-cara konvensional yang tertutup.

"Partisipasi anak muda bukan sekadar pelengkap. Kami hadir untuk memastikan transparansi dan efisiensi birokrasi desa melalui inovasi digital," ujar Yufen setelah proses pendaftaran.

Visi Digital dan Transparansi Anggaran

Dalam upayanya merebut hati warga, Yufen mengusung konsep kepemimpinan yang dinamis dan responsif. Ia menyoroti pentingnya reposisi elit desa agar lebih berorientasi pada hasil nyata. Beberapa poin krusial dalam program kerjanya meliputi:

  • Digitalisasi Layanan: Membangun sistem administrasi desa berbasis teknologi untuk mempercepat pelayanan publik.
  • Revitalisasi BUMDes: Mengoptimalkan Badan Usaha Milik Desa melalui kolaborasi strategis dengan pihak swasta dan pemerintah kabupaten.
  • Transparansi Fiskal: Membuka akses informasi anggaran desa seluas-luasnya agar masyarakat dapat mengawasi langsung penggunaan dana desa.

Kehadiran Yufen di bursa Pilkades Tilope memberikan warna baru. Selama ini, ia dikenal sebagai sosok yang vokal dalam urusan sosial dan menjunjung tinggi nilai gotong royong. Namun, ketegasannya dalam menyikapi persoalan masyarakat membuatnya menjadi kandidat yang diperhitungkan.

Bagi warga Tilope, pencalonan Yufen dianggap sebagai representasi aspirasi generasi muda yang ingin terlibat aktif dalam penyusunan kebijakan, bukan sekadar menjadi penonton. Dengan latar belakang pendidikan ilmu pemerintahan (S.IP), ia dinilai memiliki kapasitas intelektual yang mumpuni untuk mengeksekusi visi pembangunan berkelanjutan di Tilope.

====
Penulis: Takdir Talib
Editor   : Tim Redaksi
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini