![]() |
TERNATE - PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) memperkuat kolaborasi bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara dalam mendukung percepatan program strategis ketenagalistrikan, khususnya pembangunan listrik desa (Lisdes) dan pengembangan energi baru terbarukan (EBT) di Maluku Utara.
Audiensi yang dipimpin oleh General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Dony Noor Gustiarsyah, bersama jajaran manajemen PLN UIW MMU serta manajemen PLN Unit Induk Pembangunan Maluku dan Papua tersebut menjadi langkah koordinasi untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam mendukung kelancaran pelaksanaan program ketenagalistrikan di Maluku Utara.
“Program ketenagalistrikan yang kami jalankan merupakan bagian dari agenda strategis pemerintah untuk meningkatkan akses energi masyarakat dan mendorong kemandirian energi nasional. Kami memohon dukungan dan kolaborasi dari Kejaksaan Tinggi Maluku Utara agar berbagai program, khususnya pembangunan Lisdes dan pengembangan PLTS, dapat terlaksana dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Dony.
Dony menjelaskan, pemerintah saat ini terus mendorong percepatan transisi energi melalui berbagai program strategis, salah satunya pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang terintegrasi dengan Battery Energy Storage System (BESS).
Program tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemanfaatan energi bersih, mendukung elektrifikasi wilayah yang belum berlistrik, serta mendorong pengurangan ketergantungan terhadap pembangkit berbahan bakar minyak. Dalam pelaksanaannya, PLN terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak agar setiap tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
“Maluku Utara memiliki karakteristik geografis kepulauan dengan tantangan tersendiri dalam pembangunan infrastruktur kelistrikan. Karena itu, diperlukan kolaborasi seluruh pihak agar program strategis pemerintah dapat berjalan dengan baik dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” tambah Dony.
Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, Roberthus Melchisedek Tacoy, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan merupakan bagian penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan program pembangunan tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis, tetapi juga membutuhkan komunikasi dan koordinasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta masyarakat penerima manfaat.
“Setiap program pembangunan membutuhkan komunikasi yang baik agar masyarakat memahami tujuan dan manfaat yang akan diberikan. Dengan kolaborasi dan penyampaian informasi yang tepat, berbagai program strategis pemerintah dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ujar Roberthus.
Ia juga menyampaikan pentingnya sinergi antarinstansi dalam mendukung percepatan pembangunan, sehingga berbagai program pemerintah dapat terlaksana secara efektif serta tetap memperhatikan kepentingan masyarakat.
Melalui audiensi ini, PLN UIW Maluku dan Maluku Utara bersama Kejati Maluku Utara berkomitmen memperkuat kerja sama dalam mendukung transformasi energi, percepatan elektrifikasi, serta pembangunan infrastruktur kelistrikan yang berkelanjutan bagi masyarakat Maluku Utara.*
