![]() |
| Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, menyampaikan sambutan. |
Acara tersebut mengusung tema "Kuatkan 10 Program PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045".
Dalam sambutannya, Ubaid menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Halmahera Timur sebagai tuan rumah penyelenggaraan agenda tahunan tersebut.
"Halmahera Timur merasa terhormat dan bangga dipercaya sebagai tuan rumah kegiatan yang memiliki arti penting bagi gerakan pemberdayaan keluarga dan pembangunan masyarakat," ujar Ubaid.
Ia menegaskan bahwa HKG PKK bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum penting untuk melakukan evaluasi, memperkuat komitmen, serta menggerakkan seluruh potensi keluarga sebagai fondasi utama pembangunan bangsa.
Keluarga sebagai Fondasi Karakter dan SDM
Menurut Ubaid, keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter, menanamkan nilai moral, membangun pola hidup sehat, hingga menyiapkan generasi penerus yang berdaya saing.
Ia menjelaskan bahwa 10 Program Pokok PKK harus terus diperkuat melalui aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat. Program-program tersebut mencakup:
• Penghayatan dan Pengamalan Pancasila
• Gotong Royong
• Pangan
• Sandang
• Perumahan dan Tata Laksana Rumah Tangga
• Pendidikan dan Keterampilan
• Kesehatan (termasuk pencegahan stunting)
• Pengembangan Kehidupan Berkoperasi
• Kelestarian Lingkungan Hidup
• Perencanaan Sehat
"Kami berharap 10 program ini tidak hanya menjadi dokumen tertulis, tetapi benar-benar hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat," tegasnya.
Sinergi dengan Asta Cita dan Pembangunan Daerah
Ubaid mengimbau agar pelaksanaan 10 Program Pokok PKK berjalan seiring dengan arah kebijakan nasional yang tertuang dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Seluruh jajaran TP PKK di Maluku Utara pun diminta untuk memperkuat koordinasi dengan perangkat daerah terkait.
Bagi Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur, pemberdayaan keluarga menjadi bagian krusial dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Ia menilai kekayaan potensi sumber daya alam (SDA) di Halmahera Timur harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), penguatan ekonomi keluarga, pelayanan kesehatan yang memadai, serta pemerataan pendidikan.
"Cita-cita Indonesia Emas tidak dapat diwujudkan secara instan. Harus dipersiapkan sejak sekarang melalui pembangunan SDM berkelanjutan dari lingkungan keluarga. Anak yang tumbuh dengan gizi baik, pendidikan layak, dan kasih sayang akan menjadi generasi unggul," tambah Ubaid.
Menutup sambutannya, Ubaid mengajak seluruh kader PKK untuk terus meningkatkan semangat pengabdian dan menciptakan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
"Mari kita jadikan setiap desa sebagai ruang tumbuhnya keluarga yang sehat dan produktif, setiap rumah sebagai tempat pendidikan karakter, dan setiap kader PKK sebagai penggerak perubahan," pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Provinsi Maluku Utara Rusni Sarbin beserta jajaran, para Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Maluku Utara, Wakil Bupati, Ketua DPRD, unsur Forkopimda, para camat, kader PKK, serta pimpinan perusahaan dan perbankan. (Ono)
