Tanpa Perhatian Pemda Halmahera Utara, Atlet Pencak Silat SMI Raih 11 Medali di Kejurnas Cibubur

Sebarkan:
Pelatih pencak silat SMI Halut Bahrudin M. S bersama Atlet. (Istimewa) 
TOBELO - Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara tak memberi perhatian terhadap masa depan olahraga pencak silat. 

Padahal, di Halmahera Utara memiliki atlet-atlet potensial dibidang pencak silat. 

Pelatih pencak silat SMI Halmahera Utara, Bahrudin M.S mengatakan, di tengah keterbatasan tanpa dukungan anggaran dari pemerintah daerah, kontingen pencak silat yang ikut Kejuaraan Nasional, (Kejurnas) di Cibubur Jakarta mampu menunjukkan kemampuan terbaik dengan membawa pulang 11 medali. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa semangat, kerja keras, dan tekad untuk mengharumkan nama daerah.

"Demi mengikuti kejuaraan tingkat nasional, para atlet bersama tim berjuang secara mandiri mengumpulkan dana melalui kegiatan bazar untuk membiayai keberangkatan dan keikutsertaan mereka dalam pertandingan," ujarnya. Minggu, (18/10/2026).

Bahrudin menyatakan, peran pelatih sangat penting dalam mempersiapkan atlet, mulai dari kedisiplinan, penguasaan teknik, kesiapan fisik, hingga mental menghadapi pertandingan.

"Perjuangan tersebut bukan hal mudah. Di balik medali yang berhasil diraih, terdapat pengorbanan, latihan, disiplin, serta harapan untuk mengharumkan nama Halmahera Utara melalui prestasi olahraga, khususnya pencak silat," ungkapnya. 

Keberhasilan kontingen meraih 11 medali menjadi hasil yang membanggakan bagi para atlet dan tim yang telah berjuang bersama. Dedikasi dalam pembinaan olahraga juga menjadi salah satu bentuk kontribusi bagi pengembangan potensi generasi muda di Halmahera Utara.

Berkisah dari Arya Satya Sidhiq, Siswa SMA Negeri 1 Tobelo yang berjuang di kelas B putra yang berhasil meraih juara III dan membawa pulang medali perunggu pada kelas B putra. Ia turun di kelas yang diikuti banyak peserta dengan persaingan yang ketat. Untuk mencapai podium, Arya harus menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai daerah. Dalam rangkaian pertandingan tersebut, Arya berhasil menumbangkan lawan dari DKI Jakarta sebagai tuan rumah, Jawa Barat, Jambi, dan Sulawesi Selatan.

Tentunya, perjalanan itu menuntut ketahanan fisik, penguasaan teknik, strategi, serta mental bertanding yang kuat. Namun, Arya mampu menunjukkan semangat juang hingga berhasil mengamankan posisi juara III. Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga, pihak sekolah, dan masyarakat Halmahera Utara. Sebagai seorang pelajar SMA Negeri 1 Tobelo, Arya membuktikan bahwa generasi muda daerah memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat nasional.

Pencapaian Arya bukan sekadar tentang medali perunggu, melainkan juga tentang keberanian menghadapi persaingan, kedisiplinan dalam berlatih, dan tekad untuk membawa nama daerah ke panggung nasional. Perjuangannya diharapkan menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya agar terus mengembangkan potensi diri dan tidak mudah menyerah menghadapi keterbatasan.

Berikut daftar peraih medali kontingen SMI Halmahera Utara:

• Peraih 3 Medali Emas
• Fadil Assagaf
• Sahril Hamam
• Astania Pagama

• Peraih 4 Medali Perak

• Ifan Gotowahi
• Marwan Sahril
• Elisabeth Siruang
• Juniani Mohtar

• Peraih 4 Medali Perunggu

• Hairil Hamam
• Dewahyu Gozali Tomagola
• Arya Satya Sidhiq
• Aprilia Syaban. 

====
Penulis : Rustam Gawa. 
Editor    : Redaksi.

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini