Dukung Hilirisasi Nasional, PLN Siagakan Personel dan Backup Kelistrikan saat Kunjungan Presiden RI di Weda Bay

Sebarkan:
WEDA - PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) menunjukkan kesiapsiagaannya dalam mendukung agenda strategis nasional melalui penyiagaan personel dan perangkat Uninterruptible Power Supply (UPS) pada kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis (8/10).

Kegiatan yang turut dihadiri Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, tersebut menjadi momentum penting dalam penguatan hilirisasi industri nasional, khususnya pengembangan ekosistem industri nikel dan baterai kendaraan listrik.

General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Dony Noor Gustiarsyah, menyampaikan bahwa kesiapsiagaan tersebut merupakan wujud komitmen PLN dalam mendukung kelancaran agenda pemerintah sekaligus memperkuat peran perusahaan dalam menunjang pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“PLN siap mendukung setiap agenda strategis nasional, termasuk momentum penguatan hilirisasi industri di Maluku Utara. Melalui penyiagaan personel dan peralatan pendukung, kami memastikan PLN siap memberikan bantuan teknis kelistrikan apabila diperlukan. Kesiapsiagaan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan layanan yang responsif dan andal,” ujar Dony.

Dukungan tersebut dilaksanakan melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sofifi bersama Unit Layanan Pelanggan (ULP) Weda dengan menyiagakan 18 personel dan tiga unit UPS berkapasitas masing-masing 10 kVA sebagai perangkat cadangan kelistrikan.

Personel PLN ditempatkan di sejumlah titik strategis, baik di lokasi kegiatan maupun pada titik-titik jaringan PLN, guna memastikan kesiapan respons teknis apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.

Melalui koordinasi dengan pihak penyelenggara, PLN memastikan kesiapan dukungan teknis kelistrikan selama rangkaian kunjungan Presiden berlangsung. Penempatan personel dan perangkat pendukung tersebut menjadi langkah antisipatif agar PLN dapat memberikan bantuan secara cepat dan terarah sesuai kebutuhan di lapangan, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keandalan, dan kualitas pelayanan.

Bagi PLN UIW MMU, dukungan terhadap agenda strategis nasional tersebut juga mencerminkan pentingnya kesiapan layanan kelistrikan dalam mengiringi perkembangan kawasan industri di Maluku Utara.

Sebagai wilayah yang memiliki potensi besar dalam pengembangan industri berbasis sumber daya mineral, Halmahera Tengah membutuhkan dukungan ekosistem kelistrikan yang terus berkembang, tidak hanya untuk menunjang aktivitas ekonomi di sekitar kawasan industri, tetapi juga untuk mendorong pertumbuhan usaha masyarakat dan peningkatan pelayanan publik.

Dalam konteks ini, PLN terus memperkuat perannya melalui peningkatan kualitas layanan dan kesiapan infrastruktur kelistrikan sesuai kebutuhan daerah.

Momentum kunjungan Presiden Prabowo ke kawasan IWIP menjadi bagian dari penguatan hilirisasi industri nasional. Kawasan tersebut telah mencatatkan investasi lebih dari USD20 miliar sejak 2018 dan menyerap sekitar 100.000 tenaga kerja. Perkembangan ini mencerminkan besarnya potensi hilirisasi dalam mendorong pertumbuhan industri, membuka lapangan kerja, serta memperkuat perekonomian nasional.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan optimisme terhadap perkembangan industri dan investasi nasional yang terus menunjukkan kemajuan.

“Tapi hari ini saya datang saya lihat masa depan Indonesia cerah,” ujar Presiden Prabowo.

Sejalan dengan perkembangan tersebut, PLN UIW MMU memandang pertumbuhan hilirisasi sebagai momentum untuk memperkuat kesiapan infrastruktur dan layanan kelistrikan bagi masyarakat serta sektor ekonomi penunjang industri. Berkembangnya aktivitas industri berpotensi mendorong pertumbuhan usaha, perdagangan, dan pelayanan publik yang membutuhkan pasokan listrik andal.

Melalui penguatan keandalan jaringan dan peningkatan kualitas layanan, PLN berupaya mendukung pemerataan manfaat pertumbuhan ekonomi di Maluku Utara.

“Hilirisasi tidak hanya mendorong pertumbuhan industri, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di sekitarnya. PLN siap mengambil peran melalui penguatan infrastruktur dan layanan kelistrikan sesuai kebutuhan serta kewenangan perusahaan. Kami ingin memastikan pertumbuhan ekonomi di Maluku Utara juga didukung oleh kesiapan layanan listrik yang mampu menunjang aktivitas masyarakat dan dunia usaha,” tutup Dony.*
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini