Disnakertrans Malut Gelar Bimtek Program Pembinaan Ketenagakerjaan

Sebarkan:
KAMERA TERNATE - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi atau Disnakertrans Provinsi Maluku Utara menggelar bimbingan teknis atau Bimtek Petugas Antar Kerja Program Pembinaan Ketenagakerjaan, di Ternate.

Bimtek tersebut berdasarkan peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi  Birokrasi (MenPAN RB) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Tugas Jabatan Fungsi Pengantar Kerja yang ditetapkan pada tanggal 18 Januari 2023.

Kegiatan ini antara lain adalah  perencanaan pelaksanaan penempatan tenaga kerja dan perluasan kesempatan kerja, pembinaan kelembagaan dan sumber daya manusia penempatan, serta evaluasi dan laporan pelaksanaan antar kerja. Kegiatan ini melibatkan masing-masing perwakilan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker)   Kabupaten Kota, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara, Poltekkes Kemenkes Ternate, dan   Sekolah Menengah Kejuruan atau SMK.

Kepala Disnakertrans Provinsi Maluku Utara, Marwan Polisiri mengatakan, kegiatan ini untuk  menjawab tantangan ketenagakerjaan saat ini, yaitu mengatasi angka pengangguran,kurangnya   kompetensi pekerja lokal dan bonus demografi.

"Upaya kami untuk mensinergikan pelatihan dan  penempatan sesuai dengan sembilan lompatan Kemnaker RI, terutama terkait dengan Link and match jumlah suplay tenaga kerja kompeten  sesuai dengn kebutuhan perusahaan (lowongan   kerja), dan menyiapkan ekosistem digital yang   kondusif," ucapnya, Jumat (11/08/2023).

Lebih lanjut Marwan, dimana kebutuhan data informasi pasar kerja tersedia pada platform  digital siap kerja. Dikatakan, upaya Pemerintah Provinsi untuk menyiapkn fungsional pengantar kerja dan petugas pengantar kerja yang akan  menjembatani antar perusahaan dengan pencari  kerja karena sampai saat ini masih satu orang, dan itu adanya di BPVP Kota Ternate.

"Upaya kita juga agar Bursa Kerja Khusus  (BKK)   dapat dimanfaatkan oleh perusahaan untuk mendapatkan tenaga kerja yng kompeten. Untuk itu, BKK (SMK dan PT) harus membenahi diri   terutama kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan dunia industri. Selain itu, upaya kita juga untuk membuka peluang kerja di luar negeri melalui BP2MI," ungkapnya.

====
Penulis: Mulyadi Ismail
Editor   : Rustam Gawa
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini