Universitas Nuku Serahkan Bantuan Alat Produksi pada KTH Majojo

Sebarkan:
Penyerahan bantuan alat produksi. (Dar)
TIDORE-  Universitas Nuku melalui program Program Kreativitas Mahasiswa
(PKM) menyalurkan bantuan peralatan produksi kepada Kelompok Tani Hutan (KTH) Majojo di Kelurahan Tuguwaji, Kota Tidore Kepulauan, Senin 8 September 2025.

Kegiatan ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DPPM) 2025 dan bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperkuat daya saing UMKM rempah lokal.

Bantuan yang diberikan itu berupa printer Epson L1251 untuk label produk, mesin laminating Promaxi LM 333N sekaligus sebagai mesin pemotong stiker. Seluruh peralatan tersebut akan membantu KTH Majojo memproduksi dan mengemas produk secara lebih higienis, cepat, dan konsisten.

Ketua Tim PKM, Rosdiana, menjelaskan bahwa bantuan ini menjawab kebutuhan mendesak mitra. Selama ini proses pengemasan masih bergantung pada pihak ketiga, sehingga hasilnya tidak seragam.

"Dengan adanya alat produksi ini, KTH Majojo bisa lebih mandiri sekaligus meningkatkan kualitas kemasan produknya,” ujarnya.

Selain serah terima peralatan, tim PKM Universitas Nuku juga memberikan pelatihan penyusunan SOP produksi, pendampingan penjadwalan produksi, pelatihan konten promosi digital untuk meningkatkan penjualan produk. Dengan pendampingan ini, produk unggulan KTH Majojo seperti sarabati, kopi rempah, coklat rempah, air guraka, dan kacang kribo kini lebih siap menembus pasar regional.

Perwakilan KTH Majojo, Siti Nur Kasim, yang juha sebagai ketua kelompok menyampaikan apresiasi atas bantuan dan pendampingan yang diberikan. “Kami sangat bersyukur mendapat dukungan dari Universitas Nuku dan DPPM 2025. Produksi sekarang lebih efisien, kemasan lebih menarik, dan peluang pemasaran kami semakin luas,” ujarnya.

Melalui program ini, Universitas Nuku bersama DPPM 2025 menegaskan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan UMKM berbasis kearifan lokal. Harapannya, produk rempah khas Tidore dapat semakin dikenal luas, tidak hanya di Maluku Utara, tetapi juga di pasar nasional.*

====
Penulis: Aidar Salasa
Editor   : Tim Redaksi
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini