Kolaborasi Tiga Sekolah Sukseskan Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Desa Buli

Sebarkan:
Foto: Kepala SMP Bangkit Bangsa, Nuraimah H. Mahdi, Kepala SDN 18 Halsel, Jumra Baki, Kepala PUUD Nur Madina, Fahria H. Nasir, dan Kepala Desa Buli, Hatta Muhammad. (Kh) 
HALSEL - Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Buli, Kecamatan Kayoa, Kabupaten Halmahera Selatan, berlangsung semarak pada Senin, 17 Agustus 2026.

Untuk pertama kalinya, pemerintah desa bersatu padu dengan tiga lembaga pendidikan setempat menghela upacara bendera secara terpusat di lapangan sepak bola Desa Buli.

Kolaborasi ini melahirkan pembagian peran yang terstruktur di antara institusi pendidikan yang terlibat. SMP Bangkit Bangsa Halmahera Selatan, di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Nuraimah H. Mahdi, mengambil peran sentral dengan mengirimkan siswa-siswinya sebagai pasukan pengibar bendera. Ditempa dalam latihan mendalam, para pelajar SMP tersebut sukses mengibarkan Sang Merah Putih hingga mengangkasa tanpa cela.

Sementara itu, urusan teknis dan manajemen lapangan dipercayakan penuh kepada SDN 18 Halmahera Selatan. Kepala Sekolah Jumra Baki memimpin langsung jajaran dewan gurunya untuk merancang tata kelola acara—mulai dari penyusunan susunan upacara, penataan barisan, hingga koordinasi keprotokolan. Persiapan matang dari jajaran SDN 18 membuat seluruh rangkaian agenda berjalan runtut dan khidmat.

Kemeriahan barisan makin lengkap dengan hadirnya murid-murid PAUD Nur Madina. Di bawah arahan Kepala Sekolah Fahria Hi. Nasir, para siswa usia dini ini dihadirkan untuk memenuhi lapangan upacara, berdampingan dengan kakak-kakak kelas mereka dari tingkat SD dan SMP. Kehadiran anak-anak PAUD ini menegaskan partisipasi utuh dari seluruh jenjang pendidikan di Desa Buli.

Kepala Desa Buli, Hatta Muhammad, bertindak langsung sebagai inspektur upacara. Di hadapan barisan peserta yang terdiri atas perangkat desa, jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD), para guru, tokoh masyarakat, dan ratusan warga, Hatta memimpin jalannya penghormatan kepada bendera negara.

Bagi Pemerintah Desa Buli, momentum peringatan kemerdekaan tahun ini menjadi titik balik penting. Pelaksanaan upacara bersama ini diproyeksikan menjadi fondasi tradisi tahunan yang terorganisasi, sekaligus wadah menanamkan jiwa kebangsaan dan semangat gotong royong bagi generasi muda sejak dini.* (kh)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini