![]() |
HALTIM - Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, menghadiri upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-36 Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara, di Pendopo Falcilno, Desa Fidi Jaya, Sabtu (31/10/2026).
Ubaid hadir bersama Asisten I Sekretariat Daerah dan sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur. Kehadiran mereka menjadi simbol solidaritas dan sinergi dua daerah yang memiliki ikatan sejarah dan budaya sebagai wilayah Fagogoru.
Dalam upacara tersebut, Ubaid menempati barisan kehormatan di bagian depan. Ia berdampingan dengan Wakil Gubernur Maluku Utara, Wali Kota Ternate, Wakil Bupati Halteng, Sekretaris Daerah Halteng, Ketua DPRD Halteng, Ketua DPRD Haltim, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), pemangku kepentingan, dan tamu undangan.
Momen penting terjadi ketika Bupati Halteng, Ikram Malan Sangadji, menyampaikan sambutan. Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Ubaid Yakub atas dukungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur dalam membuka akses jalan Ekor-Kobe.
Jalan tersebut menjadi penghubung strategis antara Halmahera Timur dan Halmahera Tengah. Akses ini juga dinilai memiliki jarak yang relatif dekat sehingga berpotensi memperlancar hubungan antardaerah.
"Terima kasih Bapak Bupati Haltim atas dibukanya jalan lintas Fagogoru, Ekor-Kobe. Jarak tersebut kami sebut lintas Fagogoru karena menghubungkan dua wilayah, yaitu Haltim dan Halteng," ujar Ikram dalam sambutannya.
Pernyataan itu disambut tepuk tangan para tamu undangan.
Pembukaan jalan lintas Fagogoru Ekor-Kobe dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat konektivitas kedua kabupaten. Selain memangkas hambatan mobilitas, jalur tersebut diharapkan mempermudah distribusi logistik dan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Dukungan terhadap akses jalan itu juga memperlihatkan pentingnya kerja sama antarpemerintah daerah dalam mendorong pembangunan kawasan, terutama bagi wilayah yang memiliki keterkaitan sosial, budaya, dan ekonomi.
Dengan terbukanya jalur Ekor-Kobe, hubungan Halmahera Timur dan Halmahera Tengah diharapkan semakin erat. Jalan tersebut bukan sekadar penghubung wilayah, melainkan juga menjadi pintu bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Fagogoru. (Ono)
