![]() |
| Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Halsel, Nasir J. Koda (Istimewa) |
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Halsel, Nasir J. Koda, mengatakan ribuan investor itu tersebar dalam beberapa kategori risiko: 1.393 usaha berisiko rendah, 343 menengah rendah, 393 menengah tinggi, dan 238 berisiko tinggi.
“Kehadiran para investor dengan modal mikro, kecil, menengah, hingga besar, telah memberi dampak nyata, mulai dari peningkatan pendapatan masyarakat hingga penyerapan tenaga kerja,” ujar Nasir, Selasa (2/12/2025).
Ia menjelaskan, sektor pertambangan, perkebunan, dan perikanan masih menjadi magnet terbesar masuknya modal. Namun, geliat UMKM kian mendominasi, terutama usaha kuliner seperti restoran dan rumah makan yang kini mencapai 40 persen dari total investasi.
Nasir menyebutkan, lonjakan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) mengindikasikan pertumbuhan UMKM yang sangat signifikan. Karena itu, DPM-PTSP terus memperkuat pelayanan perizinan yang cepat, mudah, dan tanpa hambatan—kecuali jika terjadi gangguan teknis sistem.
“Dengan perizinan yang makin transparan dan efisien, kami berharap lebih banyak investor datang dan ikut mendorong pembangunan Halsel,” tegasnya.*
====
Penulis: Punkzul
Editor : Tim Redaksi
