![]() |
| Tim GS FC. |
Pertandingan final yang digelar oleh pemuda Desa Salube, Kecamatan Loloda Kepulauan, Halmahera Utara ini menyedot perhatian besar dari warga setempat. Sejak peluit pertama dibunyikan, kedua tim menunjukkan performa maksimal dengan tempo permainan tinggi.
Sorak-sorai pendukung yang memadati pinggir lapangan menambah atmosfer pertandingan menjadi kian kompetitif. Meski memberikan perlawanan ketat, tim Tanah Miring harus mengakui keunggulan Goropa Soki FC dan puas menempati posisi runner-up.
Membangun Solidaritas Pemuda
Ketua Panitia, Rifan Onat, menegaskan bahwa tujuan utama turnamen ini bukan sekadar mengejar trofi, melainkan sebagai wadah pemersatu pemuda desa.
"Turnamen ini adalah upaya kami menjauhkan generasi muda dari hal negatif seperti miras. Kami ingin mereka fokus pada kegiatan positif dan membangun solidaritas," ujar Rifan.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Pemuda Desa Salube, Waldi Hi. Rauf, menambahkan bahwa event ini menjadi motor penggerak semangat olahraga di desa. Ia berharap nilai-nilai persatuan yang terbangun selama turnamen dapat terus dijaga oleh masyarakat.
Dukungan Pemerintah Desa dan Dampak Ekonomi
Kepala Desa Salube, Sabri Ibrahim, mengapresiasi kesuksesan penyelenggaraan turnamen perdana ini. Ia menyoroti adanya multiplier effect, di mana turnamen tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menggerakkan ekonomi mikro sekalius Hiburan Rakyat: Menjadi agenda rutin tahunan pasca-Lebaran, dan Pemberdayaan Ekonomi: Memberikan ruang bagi warga, khususnya ibu-ibu, untuk berjualan di sekitar area pertandingan.
"Harapan saya, Hajat Umum Cup ini bisa terus konsisten dilaksanakan setiap tahun. Selain menghibur, ekonomi kecil warga juga ikut bergerak dengan adanya keramaian seperti ini," pungkas Sabri.* (Red)
