![]() |
| Penyerahan hasil Reses. (Ono) |
Hasil reses tersebut merupakan kompilasi aspirasi dan usulan masyarakat yang dihimpun anggota DPRD di daerah pemilihan masing-masing. Usulan warga mencakup berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian, hingga pelayanan publik.
Menanggapi penyerahan itu, Sekretaris Daerah Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat, mengatakan pemerintah daerah akan menindaklanjuti aspirasi tersebut melalui tahapan perencanaan. Dalam waktu dekat, Pemda Haltim akan menggelar kick off meeting perencanaan sekaligus pembahasan Rencana Anggaran Biaya (RAB) manual sebagai dasar penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
“Dalam pembahasan RKPD 2027, hasil reses DPRD akan dimasukkan dan dipetakan sesuai dengan daerah pemilihan,” kata Ricky.
Namun, Ricky menegaskan, tidak seluruh aspirasi hasil reses dapat langsung diakomodasi. Pemerintah daerah, kata dia, akan menyesuaikan usulan dengan kondisi faktual, skala prioritas pembangunan, serta kemampuan keuangan daerah.
“Tidak semua hasil reses harus dipenuhi. Jika semua diakomodasi tanpa seleksi, justru menimbulkan kerancuan. Misalnya satu desa meminta ambulans, desa lain tentu akan mengajukan permintaan yang sama,” ujarnya.
Meski demikian, Pemda Haltim memastikan aspirasi masyarakat yang bersifat mendesak dan relevan akan menjadi prioritas dalam penyusunan RKPD 2027, sepanjang selaras dengan visi dan misi kepala daerah. Sementara usulan yang memerlukan kajian lanjutan akan dibahas bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
“Yang bersifat urgensi pasti kita masukkan. Yang membutuhkan pertimbangan lebih, akan kita diskusikan bersama OPD agar tepat sasaran,” kata Ricky.
Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Halmahera Timur, Wakil Ketua I DPRD Jhon Ngoraji, perwakilan Kejaksaan Negeri Halmahera Timur, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur.
====
Penulis: Wahono Side
Editor : Tim Redaksi
