Usai Pelantikan Pejabat, Penipuan Merajalela di Pemda Halmahera Utara, Bendahara Lapor Polisi

Sebarkan:
Ilustrasi penipuan. (Istimewa) 
TOBELO - Usai pelantikan pejabat eselon II, III, dan IV di lingkup pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, oknum penipu merajalela mulai menjalankan aksi mengatasnamakan pejabat dan meminta uang di setiap bendahara. 

Salah satunya bendahara di Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu, (PTSP) Halmahera Utara, Linda Ali terkena tipu.

Linda dihubungi melalui WhatsApp dengan nomor 085371728174 yang mengatasnamakan Alfianus Tengah yang baru dilantik sebagai Kepala Dinas PTSP pada Selasa, (10/3). Linda berkomunikasi dengan pelaku sejak pukul 19.00 WIT kemarin. 

Linda dikonfirmasi mengatakan, pelaku meminta uang padanya, tanpa memastikan kebenaran, pihaknya langsung mengirimkan uang tersebut. 

"Saya sudah transfer sebesar Rp. 5 juta rupiah, ke rekening BRI atas nama Fery Irawan," ujarnya. Rabu, (11/3).

Linda menyebutkan, setelah uang yang dikirimkan sudah dikirim, oknum penipu mulai meminta tambah. Disitu, Linda menaruh curiga dengan cara pelaku, sehingga ia menanyakan kepada teman untuk memastikan. 

"Pelaku minta tambah uang, tapi saya bilang, ya pak uang sudah habis. Saya menanyakan ke teman saya, dan ternyata itu adalah penipuan sehingga saya lapor ke polisi," ungkap Linda.

Ternyata menurut Linda, tak hanya Dinas PTSP saja yang di sasar, dinas perhubungan juga pun sama. Guna untuk mencari tau keberadaan pelaku, Linda mengajak ketemu. 

"Saya bilang ke pelaku lewat chatting WhatsApp mau ketemu dimana, ? Karena mau kasih itu uang, ternyata dia tidak lagi merespon, di perhubungan juga sama bukan cuman di PTSP." cetus Linda mengakhiri. 

====
Penulis : Rustam Gawa. 
Editor    : Redaksi.


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini