Kemiskinan Turun, Tapi Masih Tertinggi di Maluku Utara

Sebarkan:
Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub.
HALTIM - Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, menyoroti kondisi sosial-ekonomi daerah, khususnya terkait angka kemiskinan dan pengangguran terbuka yang masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah.

Meski angka kemiskinan menunjukkan tren penurunan signifikan, Ubaid mengakui posisi Halmahera Timur masih berada di peringkat terbawah di tingkat Provinsi Maluku Utara.

“Secara angka memang turun, tapi secara peringkat kita masih terakhir. Artinya, kemiskinan di Haltim masih yang tertinggi di Maluku Utara,” ujar Ubaid usai rapat paripurna DPRD, Rabu (29/4/2026) malam.

Selain itu, pemerintah daerah juga mencermati kenaikan tingkat pengangguran terbuka. Menurut Ubaid, kondisi ini dipicu ketidaksesuaian antara keterampilan tenaga kerja lokal dengan kebutuhan industri.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemkab berencana mengoptimalkan peran Balai Latihan Kerja (BLK).

“Kita harus meningkatkan skill tenaga kerja agar sesuai dengan kebutuhan pasar. Di sini peran BLK harus dimaksimalkan,” katanya.

Ubaid juga mengingatkan bahwa tantangan ke depan tidak ringan, terutama di tengah kondisi fiskal daerah yang belum stabil serta pengaruh dinamika global terhadap ekonomi lokal.

Ia berharap stabilitas investasi tetap terjaga dan mengajak seluruh pihak, termasuk pelaku usaha, untuk berkontribusi terhadap pembangunan sosial.

“Pembangunan tidak bisa parsial. Semua harus bersinergi dan berkolaborasi,” ujarnya.*

====
Penulis: W. Side
Editor   : Tim Redaksi
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini