HUT ke-23 Halmahera Timur: Bupati Tekankan Kolaborasi untuk Kemajuan Daerah

Sebarkan:
Bupati Haltim Ubaid Yakub saat memimpin upacara. (Ono)
HALTIM - Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Halmahera Timur di halaman Pendopo Ngaku Re Rasai, Minggu, 31 Mei 2026. Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub.

Peringatan hari jadi daerah tahun ini mengusung tema “Harmoni untuk Pembangunan Berkelanjutan”. Dalam amanatnya, Ubaid mengatakan usia ke-23 menjadi momentum untuk mensyukuri berbagai perkembangan yang telah dicapai daerah tersebut.

Menurut Bupati, sejumlah indikator pembangunan menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi daerah terus bergerak, ditopang sektor-sektor strategis yang berkembang dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan infrastruktur terus dilakukan secara bertahap dan merata, mulai dari peningkatan konektivitas jalan, pembangunan fasilitas pendidikan dan kesehatan, hingga penguatan sarana pelayanan dasar masyarakat,” kata Ubaid.

Selain pembangunan fisik, pemerintah daerah juga terus melakukan pembenahan pelayanan publik melalui tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Ubaid juga memaparkan sejumlah capaian selama periode pertama kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Anjas Taher pada 2020–2024. Berbagai program strategis yang dijalankan pemerintah daerah disebut diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan mewujudkan visi pembangunan daerah.

Berdasarkan hasil evaluasi pemerintah daerah, capaian pembangunan sumber daya manusia berada pada angka 75 persen dengan kategori baik. Sementara sektor infrastruktur dan lingkungan mencapai 72 persen, ekonomi kerakyatan dan investasi 68 persen, reformasi birokrasi 74 persen, serta stabilitas politik, keamanan, hukum, dan sosial sebesar 70 persen.

“Capaian ini bukan hasil kerja satu pihak semata, melainkan buah kerja bersama seluruh elemen daerah, mulai dari pemerintah, DPRD, Forkopimda, dunia usaha, tokoh masyarakat, hingga seluruh rakyat Halmahera Timur,” ujarnya.

Ubaid menilai semangat kebersamaan tersebut sejalan dengan falsafah daerah Limabot Fayfiye, yang mengajarkan pentingnya harmoni dan gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurut dia, tema HUT tahun ini mengandung makna bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi dan pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan seluruh elemen daerah untuk bergerak secara selaras dan berkelanjutan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Harmoni menjadi fondasi utama yang menyatukan berbagai kepentingan, potensi, dan sumber daya daerah agar pembangunan dapat berlangsung secara berkesinambungan dari generasi ke generasi,” kata Ubaid.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para sesepuh, tokoh adat, pejuang pemekaran, serta para mantan bupati yang dinilai telah memberikan kontribusi besar bagi perjalanan pembangunan Halmahera Timur.

“Perjuangan para pendahulu dalam memperjuangkan lahirnya Kabupaten Halmahera Timur telah menjadi fondasi kokoh bagi pembangunan yang kita nikmati hingga hari ini,” ujarnya.

Menutup pidatonya, Ubaid berharap Halmahera Timur terus berkembang menjadi daerah yang maju, damai, dan sejahtera. “Semoga di usia ke-23 ini, Kabupaten Halmahera Timur semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, dan daerah ini tetap menjadi tanah yang harmonis serta berkelanjutan bagi generasi mendatang,” katanya. (Ono)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini