![]() |
| upacara Hari Lahir Pancasila, Senin, 1 Juni 2026. |
Ia memintah agar ideologi negara tersebut diintegrasikan secara konkret ke dalam cetak biru pembangunan fisik di Maluku Utara.
“Di hari yang sakral ini, kami mengajak kita sekalian sebagai anak bangsa untuk menjadikan Pancasila sebagai moral yang dicanangkan ke dalam setiap perencanaan dan pelaksanaan pembangunan infrastruktur,” ujar Abdul Hamid di sela-sela upacara Hari Lahir Pancasila, Senin, 1 Juni 2026.
Pernyataan ini disampaikan Abdul Hamid usai mengikuti upacara gabungan empat instansi vertikal Kementerian Pekerjaan Umum di Maluku Utara. Upacara lintas balai ini dipusatkan di halaman Kantor Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Maluku Utara, Kecamatan Ternate Utara.
Selain integrasi ideologi dalam proyek fisik, pria yang akrab disapa Haji Mito ini juga menggarisbawahi tiga poin krusial yang harus diadopsi oleh seluruh aparatur sipil negara (ASN) Pekerjaan Umum di Maluku Utara:
- Infrastruktur Pemersatu: Pembangunan jalan, jembatan, dan sarana air harus menjadi perekat konektivitas di tengah keragaman suku dan budaya Maluku Utara.
- Patriotisme Kerja: Menanamkan rasa cinta tanah air sebagai motor penggerak utama di lingkungan kerja, bukan sekadar menggugurkan kewajiban serapan anggaran.
- Disiplin Pelayanan Publik: Mengikis birokrasi yang lamban dengan meningkatkan kedisiplinan ASN demi memberikan pelayanan publik yang optimal.
Sinergi ini diharapkan mampu mengikis ego sektoral antar-balai dalam mengeksekusi berbagai proyek strategis nasional.* (El)
