Parah ! Pemda Halmahera Utara Tidak Beri Bonus Prestasi Para Atlet Juara Umum

Sebarkan:
Kantor Bupati Halmahera Utara. (Istimewa) 
TOBELO - Kontingen Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih posisi Juara Umum II pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XII Tahun 2026 yang berlangsung di Kabupaten Pulau Morotai.

Namun, kebanggaan itu terasa pudar karena prestasi tersebut belum mendapat apresiasi berupa bonus dari Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara.
 
Padahal, kemenangan ini diraih berkat perjuangan keras para atlet pelajar yang berhasil mengoleksi sebanyak 45 medali, terdiri dari 9 medali emas, 15 medali perak, dan 21 medali perunggu. Capaian ini, menempatkan Halmahera Utara di posisi kedua terbaik se-Maluku Utara, sekaligus membuktikan besarnya potensi bibit atlet muda di wilayah tersebut.
 
Akan tetapi, dibalik gemerlapnya prestasi itu, para atlet, pelatih, dan official harus gigit jari. Dikarenakan, hingga saat ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara belum mengucurkan dana bonus bagi para atlet yang berhasil menyumbangkan medali maupun bagi pelatih yang telah membimbing para atlet.
 
Isu ketiadaan bonus ini pun mulai menjadi perbincangan hangat di kalangan pengurus cabang olahraga, pelatih, hingga masyarakat luas. Banyak pihak berharap pengorbanan waktu, tenaga, dan pikiran para atlet pelajar ini mendapatkan penghargaan yang layak sebagai bentuk motivasi untuk terus berprestasi di masa akan datang.
 
Terpisah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Halmahera Utara sekaligus Ketua Kontingen Popda XII, Hukum Abdul Gafur, yang dikonfirmasi mengatakan, belum cairnya bonus prestasi dikarenakan pos tersebut tidak tercantum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026.
 
"Pemerintah Daerah Halmahera Utara saat ini sedang melakukan efisiensi anggaran, sehingga untuk tahun ini belum ada alokasi dana khusus bonus bagi atlet peraih medali Popda," ujar Gafur saat dihubungi, Selasa (14/7/2026).
 
Dikatakannya bahwa, meski belum ada bonus medali, Pemda Halut tetap memberikan bentuk dukungan lain berupa uang saku bagi seluruh peserta kontingen.

"Kami tetap memberikan uang saku sebesar Rp1.000.000,- untuk setiap atlet yang bertanding di ajang Popda XII ini," sebut Gafur.
 
Padahal, total kontingen Halmahera Utara yang dikirim ke ajang bergengsi tingkat pelajar ini berjumlah 203 orang yang meliputi 141 atlet, 18 pelatih, 18 ofisial, 5 tenaga medis, serta 16 Liaison Officer (LO). Kontingen Halmahera Utara juga turut serta mengikuti sembilan cabang olahraga yang dipertandingkan dalam ajang tersebut.
 
Masyarakat dan pelaku olahraga di Halmahera Utara berharap ke depannya Pemda Halmahera Utara dapat memprioritaskan alokasi dana bonus prestasi dalam rancangan anggaran tahun berikutnya. Hal ini dinilai penting sebagai bentuk penghargaan yang nyata serta dorongan semangat bagi atlet muda agar semakin berjuang mengharumkan nama daerah di kancah yang lebih luas. 

====
Penulis : Rustam Gawa. 
Editor    : Redaksi. 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini