Polisi Gerebek Arena Sabung Ayam yang Kembali Beroperasi di Halteng

Sebarkan:
Kepala Subsektor Weda Tengah, AIPD A. Rajak Jauhati, (kedua dari kanan) bersama personilnya saat melakukan penertiban dan penggerebekan arena Judi Sabung Ayam di Desa Lelilef Sawai. (Dir)
WEDA - Aparat Kepolisian Subsektor (Polsubsektor) Weda Tengah kembali menggerebek arena judi sabung ayam di Desa Lelilef Sawai, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, pada Senin siang, 6 Juli 2026.

Arena judi ini terpaksa dibongkar karena nekat beroperasi kembali setelah sempat ditertibkan beberapa bulan lalu.

Operasi yang dipimpin langsung oleh Kasubsektor Weda Tengah, Ipda Abdul Rajak Jauhati, ini berhasil mengamankan belasan ayam aduan. "Kami menyita 4 ekor ayam yang sudah mati dan 7 ekor ayam hidup, beserta empat buah keranjang ayam," kata Abdul Rajak.

Aktivitas ilegal di kawasan lingkar tambang ini ternyata sudah tercium warga sejak sepekan terakhir. Yulianti, seorang pedagang air mineral dan mi instan di sekitar lokasi, menuturkan bahwa arena tersebut mulai kembali menggeliat sejak Kamis, 2 Juli lalu.

"Setiap sore, sekitar pukul empat, lokasi ini mendadak ramai. Banyak motor dan mobil parkir di sekitar sini," ujar Yulianti. Meski saban hari berjualan di dekat arena, ia mengaku tidak mengenal siapa dalang di balik perjudian tersebut maupun identitas para pemain yang datang.

Bagi kepolisian, arena judi di Desa Lelilef Sawai ini bukanlah tempat baru. Ipda Abdul Rajak mengungkapkan bahwa pihaknya sudah pernah meratakan tempat ini pada 11 Maret 2026 lalu. Namun, para pelaku memanfaatkan kelenggahan petugas untuk membangun kembali arena aduan tersebut.

"Karena mereka nekat membuka dan membangunnya lagi, kami mengambil tindakan tegas. Langkah preventif dan represif akan dilakukan secara berkelanjutan agar lokasi ini tidak kembali dijadikan ajang judi," tegas Abdul Rajak.

Penggerebekan yang berlangsung hingga pukul 15.30 WIT tersebut berjalan lancar tanpa perlawanan. Setelah arena judi dirobohkan, situasi di Desa Lelilef Sawai dilaporkan kembali kondusif. (Dir)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini