Ubah Sampah Jadi Seni, Cara Mahasiswa Unkhair Asah Kreativitas Anak-anak Gamtufkange

Sebarkan:
GAMTUFKANGE - Daun-daun kering yang biasanya berakhir di tempat sampah disulap menjadi karya seni yang apik oleh anak-anak Kelurahan Gamtufkange, Kota Tidore, Lewat tangan-tangan kreatif ini, helai daun cokelat berganti rupa menjadi bentuk kupu-kupu, bunga, hingga aneka buah-buahan.

Inisiasi menyulap limbah organik ini datang dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Khairun atau Unkhair Ternate. Mereka menggelar kegiatan Kreasi Kolase Daun Kering sebagai ruang belajar sekaligus bermain bagi anak-anak setempat.

"Kami ingin mengenalkan bahwa benda yang dianggap sampah pun punya potensi estetis jika diolah dengan kreativitas," ujar Kabid Humas KKN Unkhair, Abdul Mutalib H. Ade, Sabtu, 4 Juli 2026.

Sejak peluit kreativitas ditiup, antusiasme peserta langsung memuncak. Anak-anak tampak sibuk memilih daun, menggunting, dan merekatkannya di atas kertas.

Didampingi para mahasiswa, mereka dibebaskan menuangkan imajinasi tanpa batas. Riuh rendah canda dan diskusi antar-anak membuat suasana sore itu terasa hidup.

Bagi para mahasiswa, agenda ini bukan sekadar kelas kerajinan tangan. Ada misi penting yang disisipkan: menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini dan melatih motorik anak melalui media yang ramah kantong.

Kegiatan sore itu ditutup dengan sesi foto bersama. Sembari memamerkan hasil karya masing-masing, senyum bangga mengembang di wajah anak-anak Gamtufkange—sebuah bukti bahwa ruang belajar terbaik tak selalu dikekang oleh dinding kelas.* (Tanto)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini