Diduga Mutu Pelayanan Buruk, KNPI Halsel Desak Bupati Evaluasi Kepala Puskesmas Mafa

Sebarkan:
HALSEL - Niat luhur negara menyediakan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) sebagai garda terdepan jaminan kesehatan warga, tampaknya belum sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat Gane Timur, Halmahera Selatan. Puskesmas Mafa kini tengah berada di bawah sorotan tajam akibat dugaan buruknya tata kelola manajemen dan merosotnya etika pelayanan publik.

Kondisi karut-marut ini memantik reaksi keras dari Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Halmahera Selatan. Badan otonom kepemudaan tersebut mendesak Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, untuk segera mencopot atau mengevaluasi Kepala Puskesmas (Kapus) Mafa dari jabatannya.

Tudingan miring mengenai bobroknya pelayanan ini mencuat setelah Ketua DPD KNPI Halsel, Sefnat Tagaku, mengalami sendiri mandeknya birokrasi di fasilitas kesehatan tersebut pada Jumat, 3 Juli 2026. Sefnat membeberkan bahwa loket administrasi masih tertutup rapat meski sudah memasuki jam pelayanan resmi.

"Saya dan istri datang tepat di waktu pelayanan untuk meminta surat rujukan keperluan pengobatan ibu saya. Sesampainya di Puskesmas, ternyata loket pelayanan belum dibuka," ungkap Sefnat, Jumat (3/7/2026).

Tak sekadar keterlambatan administratif, Sefnat juga menyoroti perilaku oknum petugas medis yang dinilai mencederai etika profesi publik. Di saat antrean pasien mulai menumpuk dan membutuhkan kepastian, sejumlah oknum petugas diduga mempertontonkan sikap acuh tak acuh.

"Ada sebagian petugas yang tertawa terbahak-bahak di saat banyak pasien menunggu pelayanan. Bahkan, ada petugas yang hingga duduk di atas meja pelayanan," tambah Sefnat.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, potret buram Puskesmas Mafa tidak hanya terletak pada aspek sumber daya manusia, melainkan juga pada pemeliharaan aset negara. Fasilitas publik yang dibiayai oleh uang rakyat disinyalir telantar akibat lemahnya pengawasan manajerial.

Beberapa fasilitas vital terpantau mengalami kerusakan dan berada dalam kondisi lingkungan yang tidak higienis, abtara lain: Fasilitas Sanitasi (WC): Mengalami kerusakan dan terkesan tidak terurus, Mesin Pendingin Ruangan (AC): Rusak dan memicu ketidaknyamanan ruang tunggu, dan  Krisis Energi: Puskesmas sempat mengalami lumpuh daya akibat listrik padam selama dua hari berturut-turut.

Ironisnya, fasilitas solar cell (pembangkit listrik tenaga surya) yang tersedia diduga tidak difungsikan secara optimal untuk memitigasi gangguan pelayanan tersebut.

Ancaman Boikot dan Ultimatum KNPI

Melihat indikasi pembiaran aset daerah dan mundurnya mutu pelayanan kesehatan di wilayah daratan Gane ini, KNPI Halsel melayangkan ultimatum keras kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan.

"Bupati segera panggil Kapus Mafa dan mengevaluasinya. Ini demi pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Jika tidak, kami akan menggelar aksi besar-besaran untuk meminta sikap Pemerintah Daerah," tegas Sefnat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepala Puskesmas Mafa maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan kelalaian operasional dan tuntutan evaluasi jabatan tersebut. (Zul/Red)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini