Kemarau Melanda, BWS Malut Salurkan 150 Ribu Liter Air ke 80 Petak Sawah di Weda Selatan

Sebarkan:
Tim BWS Maluku Utara melakukan pengecekan dan penyaluran air ke lahan persawahan di Desa Lembah Asri, Kecamatan Weda Selatan, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Selasa, 11 Agustus 2026. Distribusi air dilakukan untuk membantu mengatasi kekeringan dan memenuhi kebutuhan irigasi lahan pertanian.
HALTENG - Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara melalui Tim Satuan Tanggap Darurat menyalurkan air untuk membantu mengatasi kekeringan pada lahan persawahan di Desa Lembah Asri dan Desa Wairoro Indah, Kecamatan Weda Selatan, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara.

Kegiatan distribusi air tersebut dilaksanakan pada Rabu, 12 Agustus 2026. Lokasi kegiatan berada pada koordinat 0° 9' 56" Lintang Utara dan 127° 53' 6" Bujur Timur.

Sebanyak 150.000 liter air disalurkan ke lahan persawahan yang mengalami kekeringan. Penyaluran ini dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air pertanian sekaligus menjaga kondisi lahan dan tanaman di tengah musim kemarau.

Dalam pelaksanaannya, BWS Maluku Utara menggunakan pompa diesel dengan sumber air berasal dari sumur dalam. Pompa tersebut memiliki kapasitas sekitar 36.000 liter per jam.

Air kemudian dialirkan menggunakan selang atau pipa menuju lokasi persawahan dengan jarak sekitar 30 meter. Berdasarkan laporan operasional, pompa bekerja selama 48 jam dalam rangka mendukung proses distribusi air.
Penyaluran air tersebut mencakup sekitar 80 petak sawah dan memberikan manfaat kepada sekitar 50 petani di Desa Lembah Asri dan Desa Wairoro Indah.

Koordinasi dengan Pemerintah Desa

Sebelum dan selama proses distribusi, Tim Satuan Tanggap Darurat BWS Maluku Utara berkoordinasi dengan perangkat Desa Lembah Asri dan Desa Wairoro Indah.
Koordinasi dilakukan untuk menentukan titik-titik persawahan yang menjadi prioritas sekaligus mengatur teknis pembagian air agar distribusinya dapat berlangsung secara adil dan merata kepada petani.

Kondisi lapangan saat kegiatan berlangsung dilaporkan cukup mendukung. Cuaca cerah dengan kondisi topografi wilayah yang relatif datar. Sumber air juga dapat dijangkau dengan mudah oleh unit pompa yang digunakan.

Secara keseluruhan, proses pendistribusian air berjalan lancar, tertib, dan aman. Tidak ditemukan kendala teknis maupun operasional selama pelaksanaan kegiatan.

Distribusi Air Berlanjut Jika Dibutuhkan

BWS Maluku Utara menyatakan distribusi air merupakan bagian dari langkah tanggap darurat untuk membantu lahan pertanian masyarakat yang terdampak kekeringan.

Dalam laporan kegiatan disebutkan, distribusi air telah dilaksanakan sesuai kebutuhan lapangan. BWS juga terus memperkuat koordinasi dengan perangkat desa untuk memantau perkembangan ketersediaan air dan kondisi persawahan.
Jika kebutuhan air masih berlanjut, BWS Maluku Utara menyiapkan kemungkinan penyaluran air susulan secara berkelanjutan.

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu petani mempertahankan lahan pertanian mereka selama musim kemarau, terutama di wilayah persawahan Desa Lembah Asri dan Desa Wairoro Indah. (Kh)


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini