Dinas Ketpang Kota Ternate Rutin Pantau Harga dan Stok Pangan di Pasar

Sebarkan:
Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Ketahanan Pangan Kota Ternate, Muhamad Hartono, S.Pd, M. Eng. [Istimewa]
KAMERA TERNATE - Dinas Ketahanan Pangan atau Ketpang  Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, terus memantau harga pangan dan ketersediaan stok pangan. Salah satunya mengembangkan program inovasi aplikasi panel harga, dan peta kerawanan pangan. 

Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Ketahanan  Pangan Kota Ternate, Muhamad  Hartono  mengatakan, saat ini Dinas Ketpang telah memiliki program inovasi aplikasi panel harga. Ini dalam rangka untuk memantau ketersediaan stok pangan, dan harga pangan di seluruh pasar di Kota Ternate. 

Maka masyarakat Andalan Kota Ternate   bisa memantau langsung melalui aplikasi   tersebut, karena petugas pencatat harga   dan stok setiap hari mengupdate harga pangan dan melaporkan data  ketersediaan bahan pangan tersebut. 

"Selain aplikasi panel harga kita juga menyiapkn peta kerawanan pangan. Sehari  dua kita akan mengirimkan beberapa petugas untuk mengikuti Bimtek yang akan dilaksanakan Badan Pangan Nasional," ucapnya dikantornya, Selasa (4/7/23). 

Ia menjelaskan, para petugas ini akan  dilatih membuat peta kerawanan pangan sehingga kedepan kita bisa  menggunakan  data  tersebut agar tingkat kerawanan    pangan, inflasi, dan lainnya itu terkontrol dengn baik di Kota Ternate. Apalagi menurutnya, sesuai data dari BPS inflasi  Kota Ternate diangka 5,71 persen pada saat hari -hari besar, seperti kemarin menjelang Idul Adha. 

"Dan itu lebih  tinggi dari  inflasi  nasional, yaitu 4 persen. Maka dari itu sesuai arahan presiden seluruh instansi terkait      bersama - sama menurunkan  inflasi  dari 5,71 menjadi 4  persen. Makanya gerekan  pangan murah kemarin kita laksanakn secara serentak di seluruh Indonesia," ujarnya. 

Dikatakan, persoalan inflasi ini adalah  masalah bersama untuk mengatasi maka  dari itu perlu adanya sinergitas, dan kolaborasi dengan pihak terkait agar kedepan inflasi tersebut bisa kita turunkan menjadi 4 persen sesuai angka nasional. 

====
Penulis : Mulyadi Ismail
Editor    : Rustam Gawa
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini