Tidak hanya membangun dari sisi pendidikan, Haji Robert juga menghadirkan berbagai fasilitas penunjang bagi para santri. Mulai dari pembangunan masjid, ruang kelas, hingga asrama yangnyaman. Untuk mendukung jasmani, Haji Robert membangun sarana olahraga lengkap sepertistadion lapangan bola, futsal, basket, hingga badminton. Kesehatan para santri pun tak luputdari perhatian.
Pesantren dilengkapi dengan klinik umum yang memiliki dokter sertaobat-obatan lengkap, hingga klinik gigi. Semua infrastruktur ini dibangun khusus oleh HajiRobert sebagai wujud amal jariyah dan bentuk kasih sayang beliau kepada masyarakat yangmembutuhkan. Bagi para santri dan pengajar, Haji Robert bukan sekadar seorang dermawan, melainkan sosokorang tua.
Seperti disampaikan Jamaluddin Rojam selaku pimpinan pesantren, "Pak Haji memberikan bukan hanya materi, tetapi juga kasih sayang. Kami menganggap beliau sebagaiorang tua. Baik moril maupun materil, beliau curahkan dan korbankan untuk kami. Sejak pesantren ini berdiri, semua fasilitas, dari asrama, klinik, hingga wakaf tanah yang jika kitagabungkan dan totalkan bisa mencapai 4,5 hektar. Ini adalah bentuk nyata kecintaan beliau kepada para penghafal Al-Qur’an.” ujarnya.
Semangat Haji Robert dalam mengembangkan pesantren ini berakar dari pesan gurunya, Almarhumah Ibu Hj Taajus Sa'adah Sukmaya, yang menginspirasi beliau untuk selalumencintai para penghafal Al-Qur’an. Dari sanalah lahir komitmen yang tak pernah surut hinggakini, lebih dari dua dekade kemudian. Dengan kontribusi yang begitu besar, Pesantren TahfizAl-Qur’an Ulumul Qur’an terus menjadi wadah lahirnya generasi Qur’ani yang bukan hanyamenghafal, tetapi juga mengamalkan dan menyebarkan cahaya Al-Qur’an ke masyarakat luas.
====
Penulis : Tim.
Editor : Redaksi.
