![]() |
| Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen, SE mengikuti Tournament Domino Walikota Tidore CUP Tahun 2025 di pelataran Pantai Tugulufa Kelurahan Tuguwaji Kecamatan Tidore. |
TIDORE - Turnamen Domino Wali Kota Cup 2025 resmi dihelat di Kawasan Wisata Pantai Tugulufa, Kota Tidore Kepulauan, Sabtu (20/12/2025). Ajang bergengsi ini diikuti ribuan peserta yang datang dari berbagai daerah, mulai dari Sulawesi hingga kabupaten/kota se-Provinsi Maluku Utara.
Turnamen yang digagas oleh Pengurus Perkumpulan Olah Pikir Domino (PORDI) Maluku Utara ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen, yang juga menjabat sebagai Ketua PORDI Maluku Utara.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Halmahera Barat Djufri Muhammad, Staf Khusus Gubernur Sulawesi Utara Masbullah Ali, Ketua TP PKK Kota Tidore Kepulauan Hj. Rahmawati Muhammad Sinen, Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kota Tidore Kepulauan, Forkopimda Kota Tidore Kepulauan, serta pengurus PORDI dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, dan kabupaten/kota se-Maluku Utara.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada seluruh peserta, khususnya yang datang dari luar daerah. Ia menegaskan bahwa Kota Tidore Kepulauan terus membuka diri dan membutuhkan dukungan semua pihak dalam mewujudkan visi sebagai kota industri pariwisata, meski tidak memiliki sumber daya tambang.
“Pemerintah daerah dan DPRD akan selalu siap melayani masyarakat. Walaupun tanpa tambang, Kota Tidore Kepulauan telah menunjukkan prestasi luar biasa, salah satunya dengan meraih penghargaan sebagai Kota Terinovatif Regional IV,” ungkapnya.
Sebagai Ketua PORDI Maluku Utara, Muhammad Sinen juga menambahkan bahwa turnamen domino berskala besar seperti ini baru pertama kali diselenggarakan di Maluku Utara. Padahal, permainan domino telah mengakar kuat sejak lama dalam kehidupan masyarakat, meski sebelumnya hanya dimainkan di hajatan atau lingkungan kelurahan dan desa.
“Turnamen ini menjadi wadah silaturahmi yang mempertemukan para pecinta domino, tidak hanya dari Maluku Utara, tetapi juga dari berbagai daerah di luar provinsi,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Nyong Alkatiri dalam laporannya menjelaskan bahwa turnamen ini bertujuan memperkenalkan sistem permainan domino yang berlaku secara nasional, sekaligus mempererat silaturahmi antar-peserta.
Turnamen yang berlangsung pada 20–21 Desember 2025 ini dibagi ke dalam dua kelas, yakni kelas umum dan kelas eksekutif. Kelas umum diikuti oleh 760 pasangan, sementara kelas eksekutif diikuti 33 pasangan.
“Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan dan kerja keras PORDI Maluku Utara, PORDI Kota Ternate, PORDI Kota Tidore Kepulauan, serta seluruh pihak yang terlibat. Panitia menyiapkan hadiah utama berupa 1 unit sepeda motor dan total bonus senilai Rp150 juta,” paparnya.*
====
Penulis: Aidar Salasa
Editor : Tim Redaksi
