Syukuran HUT ke -75, Satpolairud Halmahera Utara Doa Bersama Untuk Korban Bencana

Sebarkan:
Suasana syukuran HUT di Polres Halmahera Utara. (Istimewa) 
TOBELO - Satuan Polisi Air dan Udara, (Satpolairud) Polres Halmahera Utara, Maluku Utara menggelar syukuran HUT ke-75 Korps Polairud Polri di ruang vickom Polres setempat. Senin, (8/12/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan secara sederhana dengan doa bersama untuk korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. 

Wakapolres Halut, Kompol Saiful Egal yang menghadiri acara tersebut mengharapkan agar pimpinan Polres dalam pelaksanaan tugasnya kedepan bisa lebih ditingkatkan. 

"Polair merupakan salah satu fungsi yang melekat di Polri, semoga dalam pelaksanaan tugas bisa mendukung bagi organisasi ini," ujarnya. 

Dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polairud atas dedikasi dan pengabdian tugas. 

“Teruslah memberikan yang terbaik. Kita satu suara, satu langkah untuk menjaga laut, udara, dan marwah Polri," tuturnya. 

Sementara itu, Kasat Polairud Polres Halmahera Utara IPDA Agus Dwi Sunarto, S.H mengatakan, peringatan HUT Polairud tahun ini dimaknai dengan kesederhanaan dan kepedulian.

"Kami mengganti seluruh rangkaian upacara dengan doa bersama sebagai bentuk dukacita dan solidaritas bagi saudara-saudara kita di Aceh, Sumut, dan Sumbar," ungkapnya. 

Pihaknya juga mengungkapkan bahwa, sebelumnya telah melaksanakan shalat gaib dan doa bersama dipimpin oleh Ustad Nasrun mewakili agama Islam dan Kasat Sabhara IPTU Rujiono Tjuluku mewakili agama Kristen. Keduanya memanjatkan doa agar wilayah terdampak diberikan keselamatan, serta anggota Polri yang bertugas dalam penanganan bencana diberikan kekuatan. 

Sebelum melaksanakan sholat gaib dan doa bersama Anggota Polres Halmahera Utara mengumpulkan sumbangan untuk disalurkan kepada korban bencana alam.

Selain itu, Kasat juga menegaskan perayaan HUT Polairud tidak hanya dimaknai sebagai seremoni, tetapi juga ajang refleksi dan aksi nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat 

Acara kemudian ditutup dengan pemotongan tumpeng, oleh Wakapolres kemudian diserahkan kepada Kasatpolairud sebagai simbol kebersamaan dan kesinambungan pengabdian di tubuh Polairud. 

====
Penulis : Tim. 
Editor    : Redaksi.

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini