![]() |
TERNATE - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara, Abdul Hamid Payapo, meninjau langsung proyek penggantian saluran air (box culvert) di ruas Jalan Bastiong-Jambula, Kelurahan Kayu Merah, Ternate Selatan, Kota Ternate, Senin, 6 Juli 2026.
Proyek pemasangan box culvert berdiameter 1×1 meter ini ditargetkan untuk menggantikan konstruksi gorong-gorong lama (aramco) yang telah patah dan rusak.
Abdul Hamid menjelaskan, penggantian ini menggunakan beton pracetak (precast) demi mempercepat pemulihan fungsi jalan dan meminimalkan dampak sosial. Menurutnya, beton pracetak dipilih karena memiliki sejumlah keunggulan dibanding metode pengecoran konvensional.
"Pemasangannya jauh lebih cepat karena diproduksi di luar lokasi, sehingga waktu konstruksi singkat dan gangguan lalu lintas atau penutupan jalan bisa diminimalkan," ujar Abdul Hamid.
Selain efisiensi waktu, penggunaan beton pracetak dinilai menjamin kualitas dan dimensi beton yang lebih konsisten karena diproduksi dalam lingkungan kontrol yang ketat. Konstruksi ini juga lebih tahan lama dalam menahan beban lalu lintas tinggi serta kikisan arus air.
Proyek lintas saluran (cross drain) ini diharapkan dapat mengalirkan debit air secara efektif, sekaligus meminimalkan risiko banjir dan genangan yang kerap memicu kerusakan badan jalan di kawasan tersebut. (El/Red)
