Empat Tokoh ini Tukar Pendapat Soal Pembangunan Maluku Utara, Isu Cakada Menguat

Sebarkan:
Benny Laos,  Adam Dano Jafar, Sultan Ternate Hidayat Sjah, dan Namto H. Roba.
KAMERA MALUT - Sejumlah nama tokoh di Maluku Utara kian marak diskusikan publik. Wacana ini mengara pada pencalonan, Legislatif, Bupati/Wali Kota, hingga Gubernur di momentum politik 2024 mendatang.

Lalu bagimana dengan pertemuan antara putra sulung almaruhum Sultan Tidore Jafar Sjah, Adam Dano Jafar, Sultan Ternate Hidayat Sjah, Mantan Bupati Halmahera Barat Namto H. Roba, dan Mantan Bupati Morotai Benny Laos, yang digelar di Tidore pada 28 Mei 2023 kemarin. Apakah pertemuan itu bagian dari manuver politik?

Jawabannya mungkin saja. Pasalnya keempat tokoh ini memilik kans besar dan berpeluang menduduki kursi kepala daerah baik Bupati/Walikota maupun Gubernur.

Sosok Adam Dano Jafar misalnya, pengusaha jasa konstruksi dan tokoh otomotif di Maluku Utara itu dikenal sukses. Begitu juga Sultan Ternate Hidayat Sjah merupakan tokoh kultural Moloku Kie Raha. Sementara Ir. Namto Roba merupakan mantan Bupati Halmahera Barat, juga sebagai DPR RI aktif saat ini. Sedangkan Benny Laos adalah mantan Bupati Pulau morotai juga pengusaha suskes ternama di Maluku Utara. Terobosan politiknya hingga ke kancah nasional. Ia kini digadang-gadang sebagai bakal calin Gubernur Maluku Utara.

Meski demikian pertemuan keempat tokoh yang berlangsung di kediaman Adam Dano Jafar di Kelurahan Gam Tufkange, Kota Tidore, pada Minggu, 28 Mei 2023 itu menurut Adam Dano hanyalah silaturahmi keluarga.

"Pertemuan siang ini adalah pertemuan keluarga saja karena sudah lama kami tak bersua. Dalam pertemuan ini saya sambut saudara-saudara saya dengan riang dan gembira sambil menikmati makanan khas Tidore yang sudah menjadi tradisi dalam menjamu tamu-tamu yang dianggap istimewa," ujar Adam Dano begitu dihubungi awak media, Selasa, 30 Mei 2023.

Ia mengungkapkan, dalam pertemuan itu
tidak ada pembahasan spesifik soal kepentingan poltik 2024, melainkan berdiskusi tentang perkembangan kondisi ekonomi nasional.

"Seperti Pak Sultan Ternate sebagai yang dituakan itu dalam pertemuan itu memberikan beberapa pemikiran soal bagaimana peran stakeholder bangsa tentang pentingnya menggalang persatuan dan kesatuan sesama anak bangsa, sebagaimana yang sudah diajarkan secara kultural oleh para leluluh Moloku Kie Raha juga pendiri Bangsa ini," katanya.

Paman Adam sapaan akrab Adam Dono ini menambakan, bahwa menurut Sultan Ternate tidak ada artinya berbicara pebangunan di segala bidang kalau persatuan dan kesatuan kita rapuh.

"Maka persatuan ini sangat penting bagi kita Maluku Utara dan Indonesia kekinian karena tantangan global kedepan jauh lebih keras dari situasi saat ini," ujarnya Paman Adam mengutip pernytaan Sultan.

Paman Adam bilang, sementara Ir. Namto H Roba lebih menekankan pada wacana pembahasan soal stabilitas pertahanan keamanan negara, sehingga tidak seperti kondisi papua yang merupakan wilayah NKRI, juga soal pertahanan di wilayah - wilayah perbatasan yang ada di maluku Utara seperti perbatasan Maluku Utara dengan Pilipina.

"Perbatasan Maluku Utara dengan papua ini harus menjadi konsen kita semua terutama dalam aspek geo kolitik. Ko Namto juga menyoroti soal pentingnya sinergitas Pemerintah Daerah 10 Kabupaten Kota Bersama TNI/Polri melawan radikalisme, terorisme dan Gerakan-gerakan yang akan mengacaukan keadaan daerah dan NKRI," ucap Paman Dano.

Sedangangkan gagasan Benny Laos di pertemuan itu menurut Paman Adam,  sosok yang digadang-gadang publik lebih mengedepankan pesepektif pembangunan ekonomi kerakyatan yang merata dan benar-benar harus diterapkan dan dirasakan oleh masrakat Maluku Utara kedepan. Yang jelas kalau ekonomi rakyat membaik maka eskalasi masalah masalah konflik sosial yang berakibat hukum juga  akan makin menurun.

"Jadi Alhamdulillah Puji Tuhan hari ini saya sangat bahagia dapat hadir dan datang ke Tidore yang indah dan berwibawah, lingkungan yang bersih dengan masyarakat nya yang baik bersahaja. Saya juga dapat bersilaturrahmi dengan orang-orang yang sudah seperti Kakak saya sendiri, Abang-abang saya. Tidore sangat berkesan bagi saya dan saya ucapkan terima kasih semoga kedepan Tidore akan lebih maju dan terus berkembang,"  ujar Benny Laos. (Red)
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini