Pemda Haltim Gelar Gerakan Pangan Murah di Kota Maba

Sebarkan:
Bupati Haltim Ubaid Yakub saat diwawancarai. (Ono)
HALTIM - Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dipusatkan di Kota Maba, Sabtu, 30 Agustus 2025.

Kegiatan digelar selain memeriahkan HUT RI ke 80, juga mendorong kestabilan pasokan dan harga pangan secara serentak di indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan ini Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Direktur Bulog Indonesia Ahmad Rizal Ramdani, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan pejabat negara lainnya secara virtual.

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman dalam  sambutannya mengatakan tujuan dari Gerakan Pangan Murah ini membangun ekosistem pangan yang sehat. Itu karena selama ini terjadi anomali di mana-mana.

Mentan juga mengapresiasi program Presiden Prabowo yang telah mengeluarkan 17 Impres sektor pangan dalam kurun waktu 8 bulan.

"Dulu sarana produksi pupuk se-Indonesia itu ribut, Alhamdulillah hari ini sudah terpenuhi," katanya.

Selain itu, sambung Mentan juga terdapat program optimalisasi lahan, cetak sawah, yang saat ini berjalan lancar.

" Alhamdulillah stok kita sangat kuat dan tertinggi dalam sejarah. Kemudian NTP kita naik, dimana target pemerintah 110 persen, sekarang 122 persen," katanya.

Sementara itu, Bupati Haltim Ubaid Yakub dalan sambutannya menyampaikan bahwa gerakan pangan murah oleh pemerintah tersebut telah mensubsidikan harga pangan untuk dijual kepada masyarakat.

"Pangan murah hari ini, bapak dan ibu akan mendapatkan harga sedikit murah dari harga yang semestinya. Misalnya beras yang harusnya dijual dengan harga 17.000 bisa didapat dengan harga 15.000 sisanya pemerintah yang bayar," kata Ubaid.

Ia juga mengingatkan kepada warga agar tidak berdesakan membeli sembako yang disediakan sehingga bisa kebagian.

Berikut harga sembako yang ditetapkan pada Gerakan Pangan Murah di Haltim:

  • Beras 5kg Rp.160.000 harga sebelumnya, disubsidi menjadi Rp.150.000 dengan ketersedian stok 2,2 ton.
  • Gula Pasir Rp.26.000/kg harga sebelumnya, disubsidi menjadi Rp.15.000/kg ketersediaan 450kg.
  • Minyak Goreng Rp.26.000/liter harga sebelumnya, disubsidi menjadi Rp.15.000/liter ketersediaan 480 liter.
  • Bawang putih  Rp.65.000/kg harga sebelumnya, disubsidi menjadi Rp.50.000/kg ketersediaan 60kg.
  • Bawang merah  Rp.70.000/kg harga sebelumnya, disubsidi menjadi Rp.50.000/kg ketersediaan 60kg.
  • Tomat dan Cabai dijual secara mix Rp.10.000/kantung harga sebelumnya disubsidi menjadi Rp.5.000/kantung dengan ketersediaan stok 218 Kantung.*

====
Penulis: Wahono Side
Editor   : Tim Redaksi
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini