MANADO - Wali Kota Tidore Kepulauan melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan, Abdul Hakim Adjam, menghadiri Kegiatan Implementasi Kerjasama Antar Daerah Pelaku Usaha Kabupaten/Kota di Maluku Utara dengan Pelaku Usaha Kota Manado, yang dibuka oleh Wali Kota Manado diwakili Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Atto M. Bulo, bertempat di Scorta Room, Lantai 6 Hotel Four Points Manado, Jumat (5/12/2025).
Dalam sambutannya, Abdul Hakim Adjam menegaskan pentingnya aksi konkret dalam menjaga stabilitas inflasi, memperkuat ekosistem bisnis yang sehat, serta meningkatkan tanggung jawab sosial pelaku usaha kepada masyarakat. Ia menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Sulawesi Utara dan Pemerintah Kota Manado atas sambutan hangat dan kesediaan berbagi pengalaman dalam pengendalian inflasi dan penguatan ekonomi regional.
Salah satu fokus kunjungan tersebut adalah pendalaman terkait inovasi “Kado Inflasi”, yang kini menjadi inovasi unggulan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dan berhasil masuk 11 besar Innovation Government Award (IGA) 2025. Ia berharap pembelajaran dari kegiatan ini semakin memperkuat langkah Tidore dalam menekan inflasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Manado, Atto M. Bulo, menjelaskan bahwa Manado saat ini berada pada posisi deflasi, bukan inflasi. Karena itu, perhatian mereka tertuju pada upaya menjaga kualitas barang yang dikirim ke Maluku Utara. Ia juga menekankan pentingnya memperkuat pola Business to Business (B to B) antara pelaku usaha kedua daerah.
Atto M. Bulo mengajak Tim TPID dari Maluku Utara untuk membawa pengalaman baik dari Manado serta terus memberikan saran dan kritik konstruktif demi perbaikan pelayanan dan tata kelola ekonomi di Kota Manado.
Kegiatan ini diawali dengan Sharing Knowledge PATUA dan dilanjutkan dengan kunjungan ke perkebunan hortikultura di Minahasa Utara. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekda Kota Ternate Rizal Marsaoly, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Halmahera Tengah Fatima, perwakilan Bank Indonesia Maluku Utara dan Bank Indonesia Sulawesi Utara, serta Tim Teknis TPID dari Kota Tidore Kepulauan, Kota Ternate, dan Kabupaten Halmahera Tengah.*
====
Penulis: Aidar Salasa
Editor : Tim Redaksi
