![]() |
Perayaan Natal yang berlangsung sederhana namun penuh kehangatan itu menjadi istimewa karena dihadiri dua tokoh penting di negeri berslogan Bumi Saruma, yakni Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muchsin, dan Sultan Bacan ke-22, Dede Muhammad Irsyad Maulana Sjah.
Kehadiran unsur pemerintah daerah dan kesultanan tersebut dinilai sebagai simbol kuat tingginya nilai toleransi dan persatuan antarumat beragama di Bumi Saruma. Hal itu disampaikan Ketua DPC GAMKI Halsel, Van Costan El Erens Galouw, di sela-sela perayaan Natal Kristus tersebut.
“Kehadiran Wakil Bupati dari unsur pemerintah dan Sultan Bacan di tengah-tengah perayaan Natal ini sangat memberi makna yang dalam bagi kita sebagai sesama anak bangsa. Ini wujud toleransi yang nyata,” ujar Van Costan.
Ia berharap momentum kebersamaan lintas iman seperti ini terus terjaga dan dirawat sebagai bagian dari kehidupan sosial masyarakat Halmahera Selatan.
“Saya berharap momentum-momentum seperti ini terus terjaga, saling menghormati dan menghargai. Sesungguhnya makna Saruma yang telah diletakkan oleh pihak kesultanan dengan kehidupan rasai akan terus hidup untuk menghidupkan,” tambahnya.
Van Costan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Halmahera Selatan serta Kesultanan Bacan atas dukungan yang diberikan sehingga perayaan Natal dapat berjalan dengan baik dan penuh makna.
“Kesuksesan acara Natal ini tidak terlepas dari topangan pemerintah daerah dan dukungan pihak Kesultanan Bacan. Atas nama pribadi dan keluarga besar DPC GAMKI Halsel, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya,” tutup Van Costan.
====
Penulis: Punkzul
Editor : Tim Redaksi
