WEDA, KH - Komandan Gugus Keamanan Laut (Danguskamla) Koarmada III, Laksamana TNI Elmondo Samuel Sinipar, memimpin langsung pengiriman bantuan logistik bagi warga terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) dan Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara.
Danguskamla Koarmada lll Salurkan Bantuan logistik kepada warga Halmahera Barat (Halbar) dan Halmahera Utara.
Pengiriman bantuan tersebut menggunakan KRI Dorang-874 yang bertolak dari Pelabuhan Ahmad Yani, Ternate, pada Kamis, 15 Januari 2026. Misi kemanusiaan ini menjadi wujud respon cepat TNI AL terhadap bencana yang melanda wilayah Halmahera.
Danguskamla Koarmada III, Laksamana TNI Elmondo Samuel Sinipar, mengatakan bahwa pengiriman bantuan ini menegaskan peran Guskamla Koarmada III sebagai garda terdepan TNI AL dalam operasi kemanusiaan.
“Banjir yang merendam Halmahera Barat dan Halmahera Utara mendorong Guskamla Koarmada III bergerak cepat mengirim bantuan logistik bagi masyarakat terdampak,” ujar Elmondo, Jumat (16/01/2026).
Ia menjelaskan, bantuan yang dikirim merupakan hasil sinergi antara Guskamla Koarmada III, Lanal Ternate, Moro Sakti, serta partisipasi masyarakat Kota Ternate. Logistik yang dihimpun difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.
Jenis bantuan meliputi beras, mi instan, selimut, makanan kaleng, serta perlengkapan kebersihan untuk kebutuhan harian masyarakat.
“Seluruh bantuan dimuat ke atas KRI Dorang-874 sebelum diberangkatkan menuju lokasi terdampak melalui jalur laut,” jelasnya.
Proses pendistribusian bantuan dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah setempat agar penyaluran tepat sasaran dan sesuai kebutuhan di lapangan.
Elmondo menegaskan bahwa misi ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah.
“Pengiriman bantuan ini adalah wujud komitmen TNI AL membantu rakyat yang terdampak bencana. Wilayah kepulauan membutuhkan respons cepat, dan kami pastikan bantuan tiba dengan aman,” tegasnya.
Selain pengiriman logistik, Guskamla Koarmada III juga menggelar konferensi pers bersama TVRI dan sejumlah media di Ternate sebagai bentuk transparansi publik atas pelaksanaan misi kemanusiaan tersebut.
Sejumlah pejabat TNI turut hadir, di antaranya Danlanal Ternate, Danlanud Leo Wattimena, serta pejabat utama Guskamla Koarmada III. Komandan KRI Dorang-874 juga memastikan kesiapan kapal dan personel selama pelayaran menuju wilayah terdampak banjir.
Seluruh rangkaian kegiatan pengiriman bantuan berakhir sekitar pukul 12.20 WIT dan berlangsung aman serta lancar. TNI AL memastikan pengamanan pelayaran dilakukan maksimal demi keselamatan logistik dan awak kapal.
Misi kemanusiaan ini memperkuat peran strategis Guskamla Koarmada III dalam operasi nonperang di kawasan timur Indonesia. Respons cepat TNI AL dinilai krusial mengingat kondisi geografis Halmahera yang sangat bergantung pada jalur laut.
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat Halmahera Barat dan Halmahera Utara yang terdampak bencana alam. Guskamla Koarmada III menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi pascabanjir di wilayah Maluku Utara.
Kehadiran TNI AL melalui Guskamla Koarmada III menjadi simbol solidaritas dan kepedulian negara terhadap rakyat.*
====
Penulis: Takdir Talib
Editor : Tim Redaksi