![]() |
| Pelaksana tugas Kepala Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup (DPLH) Haltim, Ardiansyah Majid. |
HALTIM - Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur memperluas wilayah kerja pengangkutan sampah menjelang Ramadhan 2026. Langkah ini diambil setelah arahan langsung Bupati Ubaid Yakub untuk mengoptimalkan penanganan kebersihan selama bulan suci.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup (DPLH) Haltim, Ardiansyah Majid, mengatakan perluasan dilakukan berdasarkan hasil evaluasi internal dan instruksi bupati.
Sebelumnya, layanan pengangkutan sampah hanya mencakup tiga desa yakni Maba Sangaji, Soagimalaha, dan Tewil. Kini, cakupan diperluas hingga Desa Wailukum.
“Selama ini cuma tiga desa, di Maba Sangaji, Soagimalaha dan Tewil yang kita sudah jalan. Dan hasil evaluasi kita serta arahan pak Bupati terkait optimalisasi penanganan sampah dan kebersihan lingkungan,” ujarnya, Sabtu (21/2/2026).
Menurut Ardiansyah, pemerintah daerah memprediksi volume sampah meningkat selama Ramadhan, seiring aktivitas masyarakat yang bertambah.
“Jadi kita menindaklanjuti arahan pak Bupati terkait perluasan wilayah kerja. Mulai besok armada kita diterjunkan di empat titik yaitu Maba Sangaji, Soagimalaha, Tewil hingga Wailukum,” jelasnya.
Tak hanya memperluas wilayah, DPLH juga menambah dukungan armada. Jika sebelumnya hanya satu unit kendaraan roda tiga (Viar) yang disiagakan sebagai cadangan, selama Ramadhan akan ditambah tiga unit untuk mengantisipasi sampah yang tercecer.
“Di bulan puasa ini kita akan menambah tiga unit Viar untuk memback up angkutan sampah yang mungkin tercecer,” katanya.
Soal pola kerja, DPLH tetap menjalankan sistem seperti biasa, namun dengan penyesuaian jam kerja. Waktu kerja pagi tetap berlangsung selama tiga jam, sementara jadwal sore dikurangi dengan mempertimbangkan kondisi petugas yang menjalankan ibadah puasa.
“Ada berbagai kesiapan menyambut bulan puasa, namun dipastikan tidak akan menghentikan aktivitas kerja selama Ramadhan,” tandasnya.
Langkah ini menjadi ujian konsistensi pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama di momentum Ramadhan yang kerap memicu lonjakan produksi sampah rumah tangga.
====
Penulis: Wahono Side
Editor : Tim Redaksi
