![]() |
| Ilustrasi. (Istimewa) |
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Ternate, Ferdinando J. Rugebret, menyatakan bahwa pihaknya segera menerjunkan personel menuju kediaman korban setelah menerima laporan dari Kepala Desa Gandasuli.
"Tim langsung berkoordinasi dengan keluarga. Berdasarkan keterangan saksi, korban terakhir kali terlihat di kebun warga pada koordinat 0∘40′56.98′′S 127∘28′51.65′′E," ujar Ferdinando dalam keterangannya, Rabu malam.
Kronologi Hilangnya Korban
Peristiwa bermula saat Halimah berpamitan ke hutan sekitar pukul 16.30 WIT. Namun, hingga pukul 18.00 WIT, korban tak kunjung pulang. Keluarga bersama warga setempat sempat melakukan pencarian mandiri di sekitar lokasi, namun hasilnya nihil.
Hingga Rabu malam pukul 19.15 WIT, tim di lapangan terkendala cuaca ekstrem. "Kondisi di lokasi hujan lebat, sehingga pencarian tidak memungkinkan untuk dilanjutkan malam ini," tambah Ferdinando.
Operasi pencarian secara masif dijadwalkan kembali pada Kamis, 26 Februari 2026, mulai pukul 07.00 WIT. Sejumlah unsur terlibat dalam pencarian ini, di antaranya: Unit Siaga SAR (USS) Halsel, BPBD Halmahera Selatan, Polres Halmahera Selatan, Kodim 1509/Labuha, dan Masyarakat dan keluarga korban.
Data Korban:
• Nama: Halimah (70 tahun)
• Ciri Khusus: Mengalami penurunan daya ingat (pikun).
• Domisili: Desa Gandasuli, Kecamatan Bacan Selatan, Halmahera Selatan.
* (Zul/Red)
