![]() |
Acara pembukaan secara resmi dilakukan oleh Ketua Badan Pekerja Harian Jemaat (BPHJ) GMIH Maranatha Weda, Pdt. M. Labobar, S.Si.Teol.
Dalam sambutannya, Pdt. Labobar menyampaikan bahwa tema Paskah 2026 adalah “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita.” Tema ini, kata dia, menjadi refleksi iman sekaligus dorongan bagi jemaat untuk memperkuat persatuan.
“Oleh karena itu, menuju penyatuan GMIH tahun 2027, sebagai umat Tuhan mari sehati dan sepikir, serta mendukung proses penyatuan menuju GMIH yang utuh, mandiri, dan misioner,” ujarnya.
Ia menegaskan, kebangkitan Kristus memberi makna penting bagi umat untuk hidup damai, aman, dan peduli terhadap sesama. Sikap tersebut merupakan wujud pembaruan kemanusiaan dan panggilan iman sebagai umat yang telah diselamatkan melalui pengorbanan dan kebangkitan Yesus Kristus.
Sementara itu, Ketua Panitia Hari Besar Gerejawi 2026, Detrisyel Ammu, M.Pd, mengatakan pelaksanaan berbagai lomba dalam rangka Paskah merupakan bagian dari tugas pokok dan fungsi panitia yang dipercayakan oleh BPHJ Maranatha Weda.
“Segala yang dikerjakan panitia tetap dalam koordinasi bersama BPHJ Maranatha Weda,” katanya.
Detrisyel menjelaskan, terdapat 13 jenis mata lomba yang akan dilaksanakan selama masa Prapaskah. Kegiatan ini melibatkan seluruh jemaat dalam lingkup GMIH Maranatha Weda, termasuk warga jemaat pendatang yang rutin beribadah bersama.
Seluruh bidang kategorial dan lingkungan pelayanan diwajibkan berpartisipasi, mulai dari anak-anak, remaja, pemuda, kaum ibu hingga kaum bapak.
Pada pembukaan kegiatan, panitia langsung menggelar lomba domino yang diikuti 10 tim berpasangan. Sementara sejumlah lomba lainnya dijadwalkan berlangsung pada pekan-pekan berikutnya.
Panitia berharap seluruh rangkaian kegiatan ini tidak sekadar menjadi seremonial, melainkan sarana untuk memuliakan Tuhan, mempererat persekutuan jemaat, menggali dan mengembangkan talenta, serta menjadi refleksi iman atas pengorbanan dan kebangkitan Yesus Kristus.
“Pada prinsipnya gereja bukanlah gedung semata, tetapi orang-orang yang ada dalam persekutuan untuk memuliakan nama Tuhan,” pungkasnya.*
====
Penulis: Takdir Talib
Editor : Tim Redaksi
