![]() |
Peresmian musala tersebut dihadiri Kepala Kantor Kemenag Halmahera Timur, Hi Idris, bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur. Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Kemenag Halmahera Timur.
Kepala Kantor Kemenag Halmahera Timur, Hi Idris, mengatakan pembangunan Musala Al Idris dilandasi semangat kebersamaan dan penguatan nilai keimanan di lingkungan aparatur.
“Pembangunan musala ini berangkat dari semangat dan kadar keimanan kepada Allah SWT, sekaligus untuk memudahkan ASN di lingkungan Kemenag dalam menjalankan ibadah serta memperkuat nilai-nilai keagamaan,” ujar Idris.
Ia berharap keberadaan musala tersebut dapat memberikan manfaat bagi aparatur dan masyarakat, serta menjadi bagian dari upaya mewujudkan Halmahera Timur yang religius, maju, dan sejahtera.
Sementara itu, Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kemenag Halmahera Timur atas inisiatif membangun fasilitas rumah ibadah secara mandiri dan gotong royong di kawasan pusat pemerintahan.
Menurut Ubaid, kekompakan yang ditunjukkan Kepala Kantor Kemenag, para kepala seksi, ASN, hingga PPPK menjadi bukti nyata kontribusi institusi tersebut dalam mempercantik wajah ibu kota kabupaten.
“Saya tidak perlu mempertanyakan tujuan membangun tempat ibadah ini, karena nilainya sudah jelas mulia. Saya hadir untuk memberikan penghargaan atas inisiatif yang telah memberikan rona baru bagi pusat kota,” ujar Ubaid.
Ia menambahkan, letak musala yang berada di jalur utama kawasan pemerintahan menjadikannya salah satu elemen yang memperindah kawasan tersebut. Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen mendukung pengembangan fasilitas penunjang di sekitar lokasi.
Sebagai bentuk sinergi, pemerintah daerah telah menyiapkan dukungan infrastruktur berupa pemasangan lampu jalan pada 2024 yang dikoordinasikan oleh Dinas Perhubungan, serta pengaspalan akses jalan menuju area musala pada 2025 sebagai bagian dari penataan kawasan pusat pemerintahan.
“Kalau bangunannya sudah bagus, maka lingkungannya juga harus mendukung. Ini bagian dari satu kesatuan pembangunan kawasan,” kata Ubaid.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara instansi vertikal dan pemerintah daerah dalam membangun Halmahera Timur yang religius dan tertata.
====
Penulis: W. Side
Editor : Tim Redaksi
