![]() |
Audiensi tersebut diterima langsung oleh Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Drs. Arif Budiman, S.I.K., M.H. Dalam kesempatan tersebut, hadir General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Dony Noor Gustiarsyah, bersama jajaran manajemen PLN UIW Maluku dan Maluku Utara.
General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Dony Noor Gustiarsyah, menyampaikan bahwa PLN terus memperkuat sistem kelistrikan di Maluku Utara melalui peningkatan infrastruktur, pengembangan energi baru terbarukan (EBT), serta perluasan akses listrik bagi masyarakat.
“PLN terus berupaya menghadirkan listrik yang lebih andal bagi masyarakat Maluku Utara. Penguatan infrastruktur kelistrikan dilakukan secara bertahap sesuai dengan perencanaan agar manfaat listrik dapat semakin dirasakan masyarakat, termasuk di wilayah yang masih membutuhkan akses kelistrikan,” ujar Dony.
Sementara itu, Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Drs. Arif Budiman, S.I.K., M.H., mengapresiasi peningkatan pelayanan kelistrikan di Maluku Utara dalam beberapa tahun terakhir dibandingkan saat awal beliau bertugas di wilayah tersebut. Kapolda berharap keandalan pasokan listrik terus ditingkatkan agar masyarakat dapat menikmati layanan listrik yang semakin baik.
“Pelayanan kelistrikan di Maluku Utara saat ini sudah lebih baik dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Kami berharap PLN terus meningkatkan keandalan pasokan listrik karena listrik memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat dan pembangunan daerah,” ujar Kapolda.
Menanggapi ketertarikan Kapolda terhadap pengembangan EBT, termasuk potensi PLTS dan PLTB di Maluku Utara, GM PLN UIW MMU menjelaskan bahwa PLN terus mendorong energi bersih melalui rencana pembangunan 15 PLTS Lisdes (Listrik Desa) di sejumlah lokasi di Maluku Utara.
“PLN memiliki rencana pembangunan 15 PLTS Lisdes di Maluku Utara yang akan dilaksanakan secara bertahap untuk mendukung percepatan elektrifikasi masyarakat. Seluruh pembangunan infrastruktur kelistrikan dilaksanakan sesuai dengan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) serta melalui persetujuan pemerintah agar program berjalan sesuai kebutuhan sistem dan prioritas pembangunan kelistrikan,” jelas Dony.
Selain pengembangan EBT, PLN juga terus memperluas akses listrik bagi masyarakat. Saat ini terdapat 38 desa di Maluku Utara yang akan dilistriki secara bertahap melalui berbagai skema pembangunan kelistrikan. PLN juga memastikan kesiapan dukungan kelistrikan untuk kegiatan masyarakat dan pemerintahan, termasuk rangkaian HUT Provinsi Maluku Utara melalui koordinasi kebutuhan daya dan kesiapan peralatan pendukung seperti backup power serta UPS.
Melalui audiensi ini, PLN dan Polda Maluku Utara memperkuat kolaborasi dalam mendukung pelayanan publik dan pembangunan daerah. Keandalan listrik menjadi bagian penting dalam menunjang aktivitas masyarakat, pertumbuhan ekonomi, pelayanan pemerintahan, serta berbagai kegiatan strategis di Maluku Utara.
PLN terus berkomitmen menghadirkan listrik yang aman, andal, dan berkelanjutan melalui penguatan sistem kelistrikan, pengembangan energi baru terbarukan, serta kolaborasi bersama seluruh pemangku kepentingan.*
