Sema-Habar Desak James Uang Hentikan Pembangunan RS Pratama di Kecamatan Ibu

Sebarkan:
Aksi demonstrasi Sema-Habar di Kantor Bupati Halbar. (Ar)
HALBAR - Bupati Halmahera Barat (Halbar) James Uang didesak segera menghentikan proyek pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama di Kecamatan Ibu.

Desakan itu disampaikan oleh Sentral Mahasiswa Halmahera Barat atau Sema-Habar saat menggeruduk kantor Bupati Halmahera Barat, pada Senin, 10 Juni 2024.

"Sesuai usulan Pemda Halbar pada tahun 2023 lalu, lokasi pembangunan RS Pratama di Kecamatan Loloda dan disetujui oleh Kementerian Kesehatan," teriak Koordinator Lapangan Ifano Haruna dalam orasinya pada aksi demonstrasi.

Ia menyatakan, Bupati James Uang mengunakan hak defusinya untuk memindahkan lokasi pembangunan RS Pratama dari Kecamatan Loloda ke Kecamatan Ibu itu cenderung mengabaikan hak-hak warga Loloda.

"Padahal Loloda dari aspek kesehatan masih sangat susah. Bahkan sering memakan korban ketika dirujuk dari Puskesmas Loloda ke RSUD Jailolo. Ini karena jarak tempu yang jauh," paparnya.

Ia mengatakan, warga Loloda sangat berharap agar RS Pratama tetap dibangun di Loloda, karena ini merupakan kado atau pemberian dari pemerintah pusat (Pempus) dengan harapa meminimalisir kejadian-kejadian yang dapat memakan korban.

"Jika RS Pratama dibangun di Loloda maka infrastruktur pendukung lainnya seperti jalan, jembatan juga dibangun. Sayangnya, Bupati James Uang terkesan mengesampingkan kebutuhan warga Loloda," tuturnya.

Ifano menambahkan, perubahan lokasi pembangunan RS Pratama dari Loloda ke Ibu merupakan cacat secara administrasi. Bupati James Uang diduga belum memenuhi syarat dan ketentuan sesuai PMK nomor 25 tahun 2024 tentang pengelolaan DAK fisik.

"James Uang jangan anak tirikan Loloda. Warga Loloda sangat butuhkan kehadiran RS Pratama ini," pungkasnya*

====
Penulis: Ar
Editor   : Rustam Gawa

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini