![]() |
| Sekretaris Daerah Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat. |
Sekretaris Daerah Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat, mengatakan langkah awal difokuskan pada penataan kawasan Ibu Kota Maba. Pemerintah daerah, kata dia, tak ingin program ini berhenti pada seremoni.
“Program ASRI memiliki misi utama meningkatkan kebersihan lingkungan serta membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya kualitas hidup sehat melalui lingkungan yang bersih,” ujar Ricky, Kamis (26/2/2026).
Menurut Ricky, pembenahan lingkungan bukan sekadar urusan estetika kota. Ia menyebut wajah daerah yang tertata rapi akan berdampak langsung pada kesehatan warga dan daya saing wilayah.
Pemkab Halmahera Timur mengklaim telah memulai sejumlah langkah konkret. Di antaranya, pembersihan lingkungan melalui gotong royong di titik-titik keramaian dan kawasan permukiman, penanaman pohon untuk memperkuat ruang hijau dan sirkulasi udara, serta pembenahan sistem pengelolaan sampah agar lebih terintegrasi.
Namun, pekerjaan rumah terbesar, kata Ricky, adalah mengubah pola pikir masyarakat. Pemerintah menilai kebersihan lingkungan tak bisa hanya dibebankan pada aparat, melainkan membutuhkan partisipasi kolektif warga.
“Prinsipnya menjaga kebersihan dalam kehidupan sehari-hari. Kami ingin Halmahera Timur menjadi contoh nyata bagaimana sinergi pemerintah dan masyarakat bisa menciptakan lingkungan yang indah dan sehat,” katanya.
Pemkab menargetkan implementasi program ASRI berjalan konsisten dan terukur. Jika berhasil, Halmahera Timur diharapkan tak hanya lebih tertata, tetapi juga menjadi rujukan bagi daerah lain di Maluku Utara dalam pengelolaan lingkungan berbasis partisipasi publik.*
====
Penulis: Wahono Side
Editor : Tim Redaksi
