PLN UP3 Tobelo Tuntaskan Pemulihan Kelistrikan Pascabanjir dan Longsor di Loloda dan Loloda Utara

Sebarkan:
TOBELO -  PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tobelo bergerak cepat memulihkan sistem kelistrikan pascabanjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Loloda dan Loloda Utara, Kabupaten Halmahera Utara.

Cuaca ekstrem dengan intensitas hujan tinggi mengakibatkan gangguan pada jaringan distribusi listrik dan berdampak pada 6.013 pelanggan. Sejumlah infrastruktur kelistrikan mengalami kerusakan, mulai dari tiang listrik roboh, konduktor tertimbun material longsor, hingga gardu distribusi yang tergenang air. Demi keselamatan masyarakat dan petugas, beberapa penyulang sempat dipadamkan sementara.

General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko menegaskan, keselamatan dan kecepatan pemulihan menjadi prioritas utama perseroan dalam setiap penanganan gangguan akibat bencana.

“Kami memastikan seluruh proses penanganan dilakukan dengan mengutamakan aspek keselamatan kerja dan keselamatan masyarakat. PLN bergerak cepat agar sistem kelistrikan segera pulih, sehingga aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan normal,” tegasnya.

Ia menambahkan, PLN terus memperkuat koordinasi internal dan eksternal guna memastikan respons tanggap darurat berjalan efektif, termasuk dukungan personel, material, serta peralatan pendukung.

Sejak awal kejadian, tim teknis PLN UP3 Tobelo langsung melakukan asesmen lapangan untuk memetakan titik kerusakan. Tantangan medan berupa akses jalan terputus dan kondisi tanah labil tidak menghambat proses perbaikan. Pemulihan dilakukan bertahap dengan prioritas pada perbaikan jaringan utama (feeder), dilanjutkan ke jaringan tegangan rendah yang langsung melayani pelanggan.

Manager PLN UP3 Tobelo, Anton Tonapa menyampaikan, seluruh personel dikerahkan untuk mempercepat normalisasi sistem, apalagi telah memasuki bulan suci Ramadhan.

“Listrik bukan hanya kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi penopang aktivitas ibadah masyarakat. Kami berkomitmen agar pelanggan di Loloda dan Loloda Utara dapat kembali menikmati listrik sehingga dapat menunaikan ibadah puasa dengan penuh khidmat,” ujarnya.

Upaya teknis yang dilakukan meliputi penggantian tiang yang patah, penarikan ulang konduktor, pembersihan dan normalisasi gardu terdampak, serta pengujian kelayakan sistem sebelum penormalan tegangan dilakukan. Dukungan genset, kendaraan operasional, dan material cadangan turut dikerahkan untuk mempercepat proses perbaikan. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat setempat juga dilakukan guna mendukung kelancaran mobilisasi tim.

Hingga hari inj, seluruh pelanggan terdampak atau sebanyak 6.013 pelanggan telah kembali menikmati aliran listrik. Dengan demikian, sistem kelistrikan di wilayah Loloda dan Loloda Utara berhasil dipulihkan sepenuhnya dalam waktu relatif singkat pascakejadian.

Dalam bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, PLN memastikan keandalan pasokan listrik tetap terjaga dan mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan potensi bahaya kelistrikan di lingkungan sekitar.

Melalui respons cepat ini, PLN menegaskan komitmennya untuk selalu hadir menjaga keandalan pasokan listrik, termasuk dalam situasi darurat kebencanaan, demi mendukung aktivitas dan ibadah masyarakat Halmahera Utara.
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini