![]() |
| Petugas PLN saat melakukan perbaikan. (Kh) |
Manajer ULP Ternate, Faisal Rizal, menjelaskan bahwa pihak PLN segera mengambil tindakan sesaat setelah menerima laporan dari masyarakat.
"Kabel itu jatuh dan kami langsung mendapatkan laporan dari masyarakat berupa rekaman video. Begitu menerima informasi, petugas kami bergerak cepat. Pada pukul 16.15 WIT, petugas sudah tiba di lokasi dan langsung mengamankan jalur tersebut agar tidak lagi bertegangan," ujar Faisal kepada media ini, Selasa, 16 Mei 2026.
Faisal juga meluruskan persepsi mengenai jenis kabel yang jatuh. Menurutnya, kabel yang sempat dikhawatirkan warga sebagai kabel bertegangan tinggi tersebut sebenarnya adalah kabel Jaringan Tegangan Rendah (JTR).
"Setelah berhasil mengamankan arus listrik demi keselamatan warga sekitar, petugas kami langsung mengidentifikasi kebutuhan material yang perlu disiapkan untuk mengatasi kerusakan tersebut. Saat ini, proses perbaikan sedang berjalan di lapangan," tambahnya.
Terkait penyebab jatuhnya kabel, Faisal mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang dihimpun petugas dari warga di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP), insiden tersebut dipicu oleh faktor eksternal, bukan karena kelalaian pemeliharaan dari pihak PLN.
"Informasi dari warga sekitar kepada petugas kami di lapangan menyebutkan bahwa kabel tersebut jatuh karena sempat tertabrak oleh sebuah mobil bermuatan. Namun, saat petugas kami tiba di lokasi, mobil yang diduga menabrak kabel tersebut sudah tidak berada di tempat," ungkap Faisal.
Pihak PLN Ternate menyampaikan terima kasih atas laporan cepat dari masyarakat dan memohon maaf atas ketidaknyamanan yang sempat terjadi.
PLN juga mengimbau kepada para pengendara kendaraan bermuatan besar untuk lebih berhati-hati dan memperhatikan ketinggian muatan saat melintasi kawasan padat guna menghindari kejadian serupa demi keselamatan bersama.* (El/Red)
