![]() |
| Polisi saat melakukan olah TKP. (Istimewa) |
Kapolres Halmahera Utara AKBP Erlichson Pasaribu melalui Kasi Humas IPTU Hopni Pasaribu menjelaskan, temuan mayat bayi perempuan dibawa pohon pisang daerah perusahan Fram 7 di desa tersebut, bermula saat seorang warga bernama Nus Sikunyir, (32 tahun) bersama anaknya berboncengan motor bermaksud ke lokasi pemancingan untuk mancing di daerah tersebut.
Setelahnya, karna tidak mendapatkan hasil, sekitar pukul 13.00 WIT keduanya memutuskan pulang. Pada saat pulang, diperjalan motor yang digunakan tersangkut dengan batang kayu. Nus pun kemudian turun bermaksud mendorong motor.
"Saat saksi turun dari motor, saksi mencium bau busuk dan melihat ada sesosok mayat bayi terlentang tepat dibawa pohon pisang," ujarnya.
Hopni menyebutkan, setelah ditemukan mayat bayi yang berusia sekitar 6-7 bulan itu, saksi kemudian memanggil anaknya dan memberitahukan dari hasil temuan tersebut,.Saksi dan anaknya pun tidak berani menyentuh mayat bayi tersebut.
"Beberapa menit kemudian, saksi Abdulrahman bersama istrinya lewat kemudian saksi Nus menahan dan memberitahukan kepada mereka bahwa dirinya menemukan mayat bayi dibawa pohon pisang. Kemudian mereka pun bersama - sama melihat mayat bayi tersebut dan mengakat dan membawa mayat tersebut ke rumah, mayat bayi sudah dalam keadaan meninggal dunia" pungkasnya.
Dijelaskannya bahwa, setelah menerima informasi, Piket SPKT Polsek Galela bersama Unit Reskrim dan unit Intelkam Polsek Galela didampingi Kapolsubsektor Galela Utara Aiptu Asri langsung menuju ke TKP.
"Saat tiba, personil langsung mengamankan mayat bayi, kemudian melakukan pulbaket terhadap para saksi - saksi, menggamankan KTP, mengumbulkan baket, memasang Police line di TKP, mambawa Mayat bayi ke RSUD untuk keperluan medis dan penyelidikan," cetusnya.
Pihaknya juga menambahkan, polisi masih melakukan penyelidikan terhadap warga yang berada di dia Desa yakni Desa Ngidiho Kecamatan Galela Barat dan Desa Limau Galela Utara dalam rangka mencari pelaku pembuangan mayat bayi tersebut.
"Dilihat dari kondisi mayat bayi, kurang lebih sekitar 6-7 jam mayat terletak di bawah pohon pisang, karna kulit mayat bayi tersebut telah hangus dan mengeluarkan bau busuk." tandasnya.
====
Penulis : Rustam Gawa.
Editor : Redaksi.
