![]() |
| Kapolres Halmahera Utara AKBP Erlicshon Pasaribu saat memimpin Upacara HUT Bhayangkara. (Istimewa) |
Upacara peringati HUT kali ini, Kapolres Halut, AKBP Erlicshon Pasaribu S.H., S.I.K., berperan selaku inspektur upacara.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Piet Hein Babua, Wakil Bupati Dr. Kasman Hi. Ahmad, M.Si., Ketua DPRD, Dandim 1508/Tobelo, Letkol Kav. Ramdhani Akbar, S.I.P. jajaran Forkopimda, pejabat utama Polres Halmahera Utara, pimpinan instansi vertikal, perwakilan sektor swasta, Ketua Bhayangkari Cabang Halut Ny. Friska Erlichson, para purnawirawan Polri, serta tamu undangan.
Peserta upacara terdiri dari personel Kodim 1508/Tobelo, Kompi Senapan C Yonif Raider Khusus 732/Banau, Sat Brimob Kompi 1 Batalyon A Kupa-Kupa, personel Polres Halut, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta Lembaga Pemasyarakatan, Basarnas, dan Pramuka Saka Bhayangkara.
Peringatan Hari Bhayangkara tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan, dan penegakan hukum yang profesional di tengah dinamika tantangan keamanan yang terus berkembang, serta memperkuat sinergitas dengan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.
Amanat Presiden yang dibacakan Kapolres, ditegaskan bahwa, perjalanan pengabdian Polri selama delapan dekade harus selalu bermuara pada satu tujuan utama, yakni menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Keberhasilan Polri tidak hanya diukur dari kemampuan menjaga keamanan dan menegakkan hukum, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat benar-benar merasakan kehadiran Polri melalui pelayanan yang cepat, profesional, transparan, dan berintegritas.
Amanat tersebut juga tentang tantang yang dihadapi Polri di tengah perkembangan teknologi, ancaman kejahatan siber, kejahatan transnasional, serta dinamika geopolitik global yang menuntut institusi kepolisian terus beradaptasi dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia maupun kelembagaan.
Dirinya juga menyampaikan, selain memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat, Polri didorong untuk terus mengawal berbagai agenda strategis nasional, memperkuat reformasi birokrasi, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, serta membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang berkualitas.
"Polri harus bertransformasi menjadi institusi yang semakin profesional, humanis, responsif, dan prediktif, serta menempatkan pengabdian kepada masyarakat sebagai jati diri Polri. Kepercayaan publik adalah modal paling berharga yang harus dijaga dengan kinerja nyata, bukan retorika semata," ujar Kapolres sesuai amanat Presiden.
Selain itu, Presiden juga memberikan empat arahan strategis kepada seluruh jajaran Polri, yakni memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan profesionalisme pelaksanaan tugas, memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi ancaman multidimensi, serta meningkatkan kemampuan organisasi agar semakin adaptif terhadap perubahan lingkungan strategis.
Untuk diketahui, rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan, sekaligus menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, serta seluruh elemen masyarakat dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban di wilayah.
====
Penulis : Tim.
Editor : Rustam Gawa.
