Jelang Nataru, TPID Tidore Pastikan Stok Bapok di Pasar Galala Aman dan Harga Terkendali

Sebarkan:
Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Taher Husaen bersama Tim TPID Kota Tidore Kepulauan melakukan Sidak di Pasar Galala Kecamatan Oba Utara.
TIDORE - Untuk memastikan ketersediaan stok serta stabilitas harga bahan pokok (bapok) menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tidore Kepulauan kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Rakyat Galala, Kecamatan Oba Utara, Rabu (17/12/2025).

Sidak tersebut dipimpin Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Taher Husain. Ia menyampaikan bahwa pemantauan dilakukan guna memastikan kondisi harga dan ketersediaan pangan tetap aman untuk dua pekan ke depan.

“Dalam rangka menyambut hari besar keagamaan Natal dan Tahun Baru, TPID melakukan pemantauan langsung di Pasar Galala. Dari hasil pantauan, secara umum harga dan stok bahan pokok masih dalam kondisi terkendali,” ujar Taher.

Namun demikian, Taher mengungkapkan terdapat beberapa komoditas yang berpotensi mengalami kenaikan harga dalam dua minggu ke depan, di antaranya telur dan cabai nona. Sementara itu, harga beras justru mengalami penurunan rata-rata Rp10.000 hingga Rp15.000 per sak, baik jenis medium maupun premium.

“Untuk daging ayam, harga masih stabil dan stok dipastikan aman hingga dua minggu ke depan. Hanya telur yang diperkirakan akan menipis, namun TPID telah berkoordinasi dengan pedagang dan mereka siap menambah pasokan agar tetap tersedia,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Tidore Kepulauan, Selvia M. Nur, mengimbau para pedagang dan mitra usaha bapok agar memanfaatkan program Tol Laut dengan subsidi pemerintah. Langkah ini dinilai efektif untuk menekan harga jual agar tetap terjangkau oleh masyarakat.

“Sejumlah komoditas seperti cabai keriting dan bawang putih masih berada pada harga stabil. Cabai keriting disuplai dari Halmahera Timur dalam jumlah besar. Namun, cabai nona mengalami kenaikan bervariasi antara Rp70.000 hingga Rp90.000 per kilogram akibat berkurangnya pasokan dari daerah pemasok,” ungkap Selvia.

Ia menambahkan, berkurangnya pasokan cabai nona dari Manado disebabkan tingginya kebutuhan di daerah tersebut menjelang Nataru, serta faktor cuaca yang tidak menentu dengan intensitas hujan tinggi selama Desember.

Adapun perkembangan harga bahan pokok di Pasar Galala saat ini antara lain: daging ayam Rp43.000/kg, tomat Rp12.000/kg, bawang putih Rp50.000/kg, bawang merah Rp65.000/kg, telur Rp3.000/butir, cabai merah Rp95.000/kg, cabai keriting Rp50.000/kg. Sementara itu, beras SPHP dijual Rp68.000 per 5 kg, sedangkan beras medium dan premium mengalami penurunan harga berkisar Rp10.000 hingga Rp15.000.*

====
Penulis : Aidar Salasa
Editor    : Tim Redaksi

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini