TOBELO - Jembatan Garuda di Desa Takimo, Kecamatan Kao Barat, Halmahera Utara, Maluku Utara diresmikan sebagai sarana penghubung yang diharapkan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Kamis, (11/6/26).
Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program karya bakti TNI-AD yang bertujuan membantu mengatasi kesulitan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi warga.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Bupati Piet Hein Babua, didampingi Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf Alex Donald M.L. Gaol, S.E., M.M., Kajari Halut Rahmat, S.H., M.H., Ketua DPRD, Wakapolres Halut Kompol Saiful Egal, perwakilan PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) Irwan Malaka selaku Manager Social Performance, Camat Kao Barat Abihud Jawali, para kepala desa se-Kecamatan Kao Barat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para pelajar.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa akses jalan dan jembatan masih menjadi kebutuhan utama masyarakat di sejumlah wilayah terpencil. Menurutnya, terdapat beberapa ruas jalan dengan medan yang sangat berat dan menjadi tantangan bagi pemerintah daerah, di antaranya ruas Pitago–Takimo, Wateto–Golu–Warudu, serta Dorume menuju Apulea.
"Gunakanlah jembatan ini dengan baik. Mari kita jaga dan rawat Jembatan Garuda ini bersama-sama. Saya berharap masyarakat, pemerintah desa, dan pemerintah kecamatan dapat terus mendukung pembangunan yang dilakukan Kodim 1508/Tobelo agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujar Bupati.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PT NHM yang selama ini turut berperan aktif dalam mendukung berbagai kegiatan pembangunan dan kemasyarakatan di wilayah Halmahera Utara.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara, saya mengucapkan terima kasih kepada Kodim 1508/Tobelo, PT NHM, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi. Dengan mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, tiga Jembatan Garuda yang dibangun oleh Kodim 1508/Tobelo secara resmi saya nyatakan diresmikan,” ungkapnya.
Sementara itu, Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf Alex Donald M.L. Gaol menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan wilayah.
“Jembatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses pendidikan, kesehatan, dan aktivitas perekonomian warga,” sebut Dandim.
Ia menjelaskan bahwa terdapat tiga titik jembatan yang diresmikan secara bersamaan, yaitu satu jembatan di Desa Toboulamo dengan panjang 8 meter, satu jembatan di Dusun Mekarsari sepanjang 15 meter, dan satu jembatan di Desa Takimo sepanjang 8 meter.
“Seluruh pembangunan jembatan ini dikerjakan secara gotong royong dengan melibatkan seluruh komponen yang ada di Halmahera Utara,” tutur Dandim.
Peresmian Jembatan Garuda disambut antusias oleh masyarakat Desa Takimo dan wilayah sekitarnya. Warga berharap keberadaan jembatan tersebut dapat memperlancar akses transportasi, mempercepat waktu tempuh, serta meningkatkan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
Dengan diresmikannya Jembatan Garuda, Desa Takimo kini memiliki infrastruktur strategis yang menjadi simbol semangat gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian terhadap pembangunan daerah, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat yang lebih baik.
====
Penulis : Tim.
Editor : Redaksi.
