![]() |
Dalam pertemuan itu, Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur mengusulkan pembangunan pabrik pengolahan kelapa serta bantuan bibit unggul guna meningkatkan produktivitas dan nilai tambah komoditas perkebunan.
Kunjungan yang berlangsung pada Rabu itu diterima langsung oleh Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Abdul Roni Angkat.
Dalam paparannya, Ubaid menyampaikan bahwa Halmahera Timur memiliki potensi besar di sektor perkebunan kelapa. Luas perkebunan kelapa yang telah dikelola mencapai 45.602 hektare, sementara potensi pengembangan lahan masih tersedia sekitar 48.843 hektare.
"Halmahera Timur memiliki potensi perkebunan kelapa yang sangat besar. Dengan dukungan pembangunan pabrik pengolahan kelapa dan bantuan bibit unggul, kami optimistis sektor perkebunan dapat menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi masyarakat," kata Ubaid.
Bupati didampingi Sekretaris Daerah Halmahera Timur, Ricky Chairul Ricfat. Menanggapi usulan tersebut, Direktur Jenderal Perkebunan meminta Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur segera menyampaikan surat permohonan resmi yang dilengkapi data dan potensi perkebunan sebagai dasar pembahasan lebih lanjut.
Sekretaris Daerah Ricky Chairul Ricfat berharap usulan pembangunan pabrik pengolahan kelapa dapat menjadi perhatian pemerintah pusat. Jika belum dapat direalisasikan tahun ini, pemerintah daerah berharap program tersebut masuk dalam agenda pembangunan tahun berikutnya.
"Kami berharap usulan ini dapat ditindaklanjuti. Jika belum memungkinkan tahun ini, semoga pada tahun depan pembangunan pabrik kelapa di Halmahera Timur dapat direalisasikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan petani dan pengembangan ekonomi daerah, sejalan dengan program hilirisasi perkebunan yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden," ujar Ricky.
Sebagai salah satu daerah dengan wilayah terluas di Provinsi Maluku Utara, Halmahera Timur dinilai memiliki potensi besar untuk pengembangan sektor perkebunan. Pemerintah daerah menilai dukungan pemerintah pusat diperlukan guna mendorong hilirisasi komoditas, meningkatkan daya saing produk, serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur memperjuangkan pembangunan sektor pertanian dan perkebunan yang berkelanjutan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Ono)
